Presiden Joko Widodo Setujui Konsep TOD Bupati Wihaji

Pertemuan Bupati Batang Wihaji dengan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Istana Negara Jakarta belum lama ini membawa kabar baik

Presiden Joko Widodo Setujui Konsep TOD Bupati Wihaji
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Bupati Batang, Wihaji saat menggelar konferensi pers di ruang Humas Setda Batang, Minggu (8/7/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dina Indriani

TRIBUNJATENG.COM,BATANG- Pertemuan Bupati Batang Wihaji dengan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Istana Negara Jakarta belum lama ini membawa kabar baik untuk Kabupaten Batang.

Pasalnya konsep TOD ( Transit Oriented Development) untuk mengurangi dampak tol disetujui Presiden.

Hal itu disampaikan Wihaji dalam jumpa pers bersama awak media di ruang Humas Setda Batang, Minggu (8/7/2018).

"Alhamdulillah usulan saya mengenai penambahan exit tol dan rest area yang terhubung dengan obyek wisata, dimana konsep tersebut merupakan konsep baru yang dinamakan TOD untuk enyelamatkan UMKM dan UKM Batang telah disetujui oleh Presiden," tuturnya.

Sebelumnya, Bupati Wihaji diundang oleh Presiden Jokowi sebagai perwakilan Bupati Jawa Tengah, bersama 18 Kabupaten lainnya di Indonesia untuk berdiskusi berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi.

Dalam kesempatan tersebut, dikatakannya ia langsung mengusulkan konsep TOD, dimana menurutnya konsep itu dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Batang yang terdampak pembangunan jalan tol.

Pasalnya berdasarkan pada arus mudik dan balik lebaran 2018 kemarin para penggerak ekonomi kreatif dan kuliner di area jalur pantura mengalami penurunan sekitar 60 persen.

Penambahan dua exit tol juga diusulkan Wihaji sebagau jalur penghubung ke tempat wisata, yang pertama di Desa Pasekaran sebagai jalur wisata menuju wisata Bandar dan Dieng dan serta akses menuju Kabupaten Banjarnegara dan Wonosobo, yang kedua di Desa Plelen di rest area di KM 398 yaitu di daerah pantai Celong dimana jalur itu langsung melihat panorama pantai serta tersedia banyak kuliner di wilayah Gringsing.

"Untuk kesiapan kami dari Pemerintah Daerah sudah berkoordinasi dengan PTPN terkait lahan yang dibutuhkan," ujarnya.

Tak hanya itu saja, Wihaji juga meminta keterlibatan Pemda bisa dilibatkan dalam penentuan rest area hal itu tak lain agar para pelaku usaha UMKM dan UKM bisa ikut berjualan di rest area.

"Terhadap usulan-usulan saya, alhamdulillah Presiden Jokowi meresponnya dengan positif bahkan menindaklanjutinya langsung dengan memerintahkan Sekertaris Negaranya untuk langsung berkordinasi dengan Kementerian PU, BPJT, BUJT," pungkasnya.

Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help