14 Mahasiswa Luar Negeri Ikut Kursus Menjamu dan Membatik Kolaborasi UNS Solo dan Unair Surabaya

Indonesia memiliki beragam budaya asli yang mendunia. Sejumlah budaya Indonesia pun tampak menarik minat orang-orang luar negeri untuk mempelajarinya.

14 Mahasiswa Luar Negeri Ikut Kursus Menjamu dan Membatik Kolaborasi UNS Solo dan Unair Surabaya
Istimewa
Para mahasiswa luar negeri belajar membatik di UNS Solo, Senin (9/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Indonesia memiliki beragam budaya asli yang mendunia. Sejumlah budaya Indonesia pun tampak menarik minat orang-orang luar negeri untuk mempelajarinya.

Contohnya dilakukan 14 mahasiswa asal luar negeri kursus singkat Indonesian Heritage 2018 program kerjasama Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Senin (9/7/2018).

Di program ini, 14 mahasiswa luar negeri tersebut mempelajari 2 budaya Indonesia yakni meracik jamu dan membatik.

Adapun kursus selama 2 minggu ini diikuti 14 mahasiswa yang berasal dari Jepang, Amerika Serikat, Tanzania, Peru, Madagaskar, Tiongkok, Suriah, Nigeria, Turkmenistan, Thailand, dan juga Timor Leste.

Kegiatan dilakukan di kampus UNS dan Unair secara bergantian.

Di Unair, belasan mahasiswa luar negeri ini belajar meracik jamu. Mereka belajar meramu bahan-bahan semisal kencur dan juga kunyit asam untuk menjadi jamu. Lalu di UNS mereka belajar membatik.

Selain belajar, mereka juga diajak melihat koleksi batik di Museum Danarhadi dan produsen batik abstrak Pandono Laweyan.

Tampak saat belajar membatik di area kampus setempat, mereka terlebih dahulu diberikan materi dasar membatik oleh pengajar. Dilanjutkan praktek untuk membatik dengan alat-alat yang sudah dipersiapkan.

Tidak ada tema khusus yang diberikan. Mereka semua diberi kebebasan untuk berkreasi dalam membuat batik.

Halaman
12
Penulis: akbar hari mukti
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help