Banyak Kecelakaan Kapal. Penumpang Rute KMP Kalibodri ke Kalimantan Tetap Diburu

Jumlah penumpang yang melakukan perjalanan dari pelabuhan Kendal menuju pelabuhan Kumai Kabupaten Kota Waringin mengalami peningkatan

Banyak Kecelakaan Kapal. Penumpang Rute KMP Kalibodri ke Kalimantan Tetap Diburu
Tribun Jateng/Dina Indriani
KMP Kalibodri bersandar di Pelabuhan Kendal, Minggu (17/6/2018). Wisatawan diizinkan masuk ke bagian dalam kapal sekadar melihat-lihat isi kapal. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dhian Adi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Beberapa kejadian kecelakaan kapal yang terjadi beberapa waktu terakhir tidak menyurutkan jumlah penumpang yang hendak menaiki Kapal Motor Penyebrangan (KMP) Kalibodri di Pelabuhan Kendal.

Jumlah penumpang yang melakukan perjalanan dari pelabuhan Kendal menuju pelabuhan Kumai Kabupaten Kota Waringin mengalami peningkatan dari pemberangkatan sebelumnya.

Hal itu dikarenakan liburan sekolah yang hampir usai dan Pilgub yang telah berlalu membuat para masyarakat segera melakukan aktifitas rutin mereka.

Kepala UPTD Pelabuhan Kendal, Andi Rahmat mengatakan pada pemberangkatan sebelumnya yakni pada Senin (2/7) kemarin jumlah penumpang sebanyak 490 penumpang sedangkan pada pemberangkatan Senin (9/7) naik menjadi 565 penumpang.

Pada keberangkatan kali ini, Kapal tersebut juga mengangkut satu alat berat, 10 truk besar, 7 truk sedang, 14 mobil dan 36 sepeda motor.

"Untuk menghindari kecelakaan laut yang disebabkan kapal kelebihan muatan, kami melakuakan pemeriksaan ketat agar tidak penumpang gelap yang menyusup dalam kapal," terangnya.

Ia menambahkan selain memperketat penumpang yang masuk dan mencegah penumpang gelap, pihaknya juga melakukan pemeriksaan kendaraan yang diangkut dalam kapal agar kendaraan tersebut tidak membawa benda berbahaya saat perjalanan.

"Kami juga melakukan pengcocokan daftar penumpang yang naik agar tidak melebihi batas toleransi kapal. Tujuannya agar memastikan alat keselamatan dapat mencakup semua penumpang," ujarnya

Sementara itu, Ipung, seorang penumpang KMP Kalibodri mengatakan tiket murahlah yang menjadi alasan dirinya menaiki kapal itu. Ia yang saat itu berangkat beramai-ramai dengan kawan-kawannya itu mengatakan dirinya sebenarnya takut naik kapal

"Kalau tiket pesawat murah, lebih milih pesawat. Namun gimana lagi uangnya juga terbatas," terangnya

Pria asal Banjarnegara yang hendak pergi di Pangkalanbun itu mengatakan meski dirinya sebenarnya takut naik kapal namun tidak ada pilihan terlebih keuangan yang terbatas.

"Kejadian kapal tenggelam beberapa waktu lalu itu membuat saya takut. Rasanya setengah takut, setengah lagi tidak takut. Takutnya khawatirnya terjadi kejadian sama. Tapi sudah tidak ada pilihan," pungkasnya. (*)

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help