Bentuk Sinergitas TNI-Pemkot Semarang Melalui TMMD Percepat Pembangunan

Pembangunan sejumlah sarana prasarana fasilitas umum di Kelurahan Podorejo Kecamatan Ngaliyan akan dilakukan.

Bentuk Sinergitas TNI-Pemkot Semarang Melalui TMMD Percepat Pembangunan
ISTIMEWA
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengunjungi pembukaan TMMD Kodim 0733 BS Semarang di Podorejo Ngadirgo. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pembangunan sejumlah sarana prasarana fasilitas umum di Kelurahan Podorejo Kecamatan Ngaliyan akan dilakukan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II.

Kegiatan hasil sinergi antara Pemerintah Kota Semarang dengan Kodim 0733 BS Semarang tersebut mulai dilaksanakan Selasa (10/7/2018) sampai dengan 8 Agustus 2018 mendatang.

Rencananya melalui program TMMD Sengkuyung tahap II ini akan dilakukan pengaspalan jalan Podorejo Ngadirgo, pavingisasi jalan RT 6 RW 5, Betonisasi jalan RW 4 dan RW 5, pembangunan saluran air RT 1 RW 10, rehab rumah tidak layak huni (RTLH), serta pembangunan instalasi air bersih untuk fasilitas ibadah.

Wali Kota Semarang, Hendar Prihadi memberikan apresiasi kepada jajaran TNI, Polri, stake holder dan semua unsur masyarakat di Kota Semarang.

"Atas peran yang luar biasa ini kita bisa merasakan sebuah percepatan pembangunan di Kota Semarang khususnya melalui kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap II ini,” kata Hendi, sapaannya, di lapangan Kaliancar Kelurahan Podorejo, Kecamatan Ngaliyan.

Ia menyebutkan, selama ini TMMD telah banyak memberikan pelajaran akan pentingnya semangat gotong royong membangun bangsa.

Semua bahu membahu memberikan sumbangan pikiran, ide dan gagasan, sumbangan tenaga dan ketrampilan, sumbangan materi dan lainnya.

"Saya selalu merasa senang atas kegiatan-kegiatan yang berbasis kegotongroyongan untuk kemaslahatan sebagaimana TMMD. Belum lagi upaya pemberdayaan masyarakat untuk mengentaskan kemiskinan," tuturnya.

Dengan demikian, baginya, TMMD bukan semata-mata membangun sarana fisik bagi masyarakat desa, tapi dalam TMMD juga membangun semangat dan percaya diri masyarakat agar mampu mengelola potensi yang dimiliki.

Pembukaan TMMD ditandai dengan penyerahan alat kerja dan penabuhan kentongan oleh Walikota Semarang didampingi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Selain itu acara dilanjutkan dengan penandatanganan naskah penyerahan program TMMD oleh Walikota Semarang dan Dandim 0733 BS Semarang, Letkol Inf M Taufik serta pemotongan pita Pasar Murah oleh Persit Kartika Candra Kirana, kemudian dilanjutkan peninjauan pasar murah.(*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved