Gerai Konsultasi DPMPTSP Salatiga Dibuka, Teddy Request Beberapa Hal

Butuh terobosan pendukung lainnya agar Gerai Konsultasi Penanaman Modal di DPMPTSP

Gerai Konsultasi DPMPTSP Salatiga Dibuka, Teddy Request Beberapa Hal
Istimewa

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Berada di Ruang Pelayanan Modal Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jalan Pemuda Nomor 2 Kota Salatiga, Gerai Konsultasi Penanaman Modal diinformasikan telah dibuka atau dilaunching pada Senin (9/7/2018) pagi tadi.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Tribunjateng.com, gerai tersebut ditujukan sebagai pusat pelayanan informasi maupun konsultasi publik. Dimana itu semua untuk peningkatan kemudahan serta aksesibilitas.

“Kami apresiasi adanya gerai tersebut. Tetapi tolong jangan lantas berpuas diri. Butuh terobosan pendukung lainnya agar Gerai Konsultasi Penanaman Modal di DPMPTSP tersebut bisa optimal,” kata Ketua DPRD Kota Salatiga M Teddy Sulistio.

Kepada Tribunjateng.com, Senin (9/7/2018), dia meminta dinas terkait juga melakukan aksi jemput bola kepada para calon-calon investor potensial. Seperti memanfaatkan berbagai kesempatan menyosialisasikan tentang tata aturan serta teknis perizinan maupun pola investasi di Salatiga.

“Jangan malah hanya duduk menunggu investor datang. Meskipun sudah menerapkan teknologi untuk berbagai aktivitasnya, cara tradisional bertatap muka juga penting agar semakin yakin para calon investor dalam berinvestasi di Salatiga. Itu penting dan jangan diabaikan,” pinta Teddy.

Politisi PDIP Kota Salatiga tersebut pun mengutarakan, dinas terkait juga setidaknya bisa membentuk tim khusus. Bisa disebut Team Marketing DPMPTSP Kota Salatiga. Tim tersebut benar-benar harus handal di bidangnya.

“Dipilih orang-orang yang sangat paham tentang dunia usaha dan yang punya jaringan (relasi) secara luas pula. Setidaknya itu bekal atau syarat sosok yang masuk di dalam tim tersebut. Bahkan, mereka yang tidak memiliki jabatan strategis juga bisa dimasukkan tetapi harus terpenuhi syarat minimal itu,” tukasnya.

Jadi, lanjutnya, masyarakat khususnya di Salatiga semakin percaya atas keberadaan Gerai Konsultasi Penanaman Modal tersebut. Tidak ada lagi istilah atau image seremonial maupun formalitas atas keberadaan gerai tersebut.

“Prinsip adalah komitmen bersama. Ketika ada komitmen itu, siapapun pasti akan mendukungnya. Apalagi jika itu semua dihadirkan pula untuk meningkatkan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat Kota Salatiga ke depannya,” terang Teddy. (*)

Penulis: deni setiawan
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help