Inilah Hasil Investigasi Dugaan Plagiarisme Prof Fathur Rokhman Unnes

Tim Investigasi Dugaan Plagiarisme Unnes yang diketuai Prof Dr Mungin Eddy Wibowo membeberkan hasilnya kepada belasan jurnalis

Inilah Hasil Investigasi Dugaan Plagiarisme Prof Fathur Rokhman Unnes
ist
UNNES SEMARANG. Pendaftar SNMPTN Unnes Mencapai 52.121 Orang di tahun 2015

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pada Selasa (10/7/2018) sore di Ruang Rapat Senat Lantai IV Gedung H Rektorat Universitas Negeri Semarang (Unnes), Tim Investigasi Dugaan Plagiarisme Unnes yang diketuai Prof Dr Mungin Eddy Wibowo membeberkan hasilnya kepada belasan jurnalis yang hadir dalam kegiatan itu.

“Tim investigasi ini dibentuk pada 9 Juni 2018. Adapun di dalamnya ada Prof Dr Soesanto, Prof Achmad Slamet, Prof Bambang Hariyadi, dan saya sendiri yang didaulat untuk mengetuai tim ini. Kami sebagai tim pun telah melakukan pemeriksaan terhadap Prof Dr Fathur Rokhman sebagai pihak yang diduga lakukan plagiarisme itu,” kata Ketua Majelis Profesor Unnes itu.

Kepada Tribunjateng.com, Selasa (10/7/2018) petang, dia pun menyampaikan satu persatu pelaksanaan investigasi yang dilakukan tersebut.

Adapun tim itu dibentuk berawal dari banyaknya isu yang beredar di publik khususnya melalui media sosial (medsos).

“Pada 30 Juni 2018, sebuah blog online dimana penulisnya adalah ZA membuat tulisan (artikel), membuat video viral, serta poster tentang dugaan plagiasi Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman. Dan pada 2 Juli 2018, viral itu semakin memuncak bahkan sudah sampai ke pejabat kementerian,” ucapnya.

Karena sudah menyangkut nama baik Unnes, lanjutnya, pihaknya mencoba mengklarifikasi data yang terkait dugaan plagiarisme tersebut.

Dari situlah, pihaknya menemukan beberapa hal dimana dapat disimpulkan oleh tim adalah Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman tidak melakukan plagiasi.

“Mengapa demikian? Itu kami katakan seusai kami menemukan berbagai fakta serta data di lapangan. Satu di antaranya, kami temukan dokumen penelitian Fathur Rokhman yang dibuatnya pada 2002. Dokumen itu ada di arsip Unnes dan memang itu tidak pernah dipublikasikan,” bebernya.

Dia menyampaikan, secara umum pada 2 artikel yakni karya Anif Rida (2003) dan Fathur Rokhman (2004) memang sekitar 80 persen sama.

Halaman
12
Penulis: deni setiawan
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved