Jalan Desa Semampir Sepanjang 1,1 Kilomenter Akan Direhab Dalam Program TMMD Tahap II

Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahap II ke-102 dilaksanakan di Desa Semampir Kecamatan Reban Kabupaten Batang.

Jalan Desa Semampir Sepanjang 1,1 Kilomenter Akan Direhab Dalam Program TMMD Tahap II
budi susanto
Upacara pembukaan TMMD di Desa Semampir Kecamatan Reban Kabupaten Batang, Selasa (10/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, BATANG -- Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahap II ke-102 dilaksanakan di Desa Semampir Kecamatan Reban Kabupaten Batang.

Adapun fokus dalam program TMMD yang dilaksanakan oleh Kodim 0736 tersebut menyasar ke perbaikan infrastruktur.

Diterangkan Kapten Infanteri Supirno Pasinter Dim 0736 Batang, pengaspalan jalan desa sepanjang 1,1 kilometer dengan lebar 2,5 meter mulai dikerjakan terhitung Selasa (10/7/2018) hingga 30 hari kedepan.

"Selain itu pembuatan 4 unit gorong-gorong plat beton, pembuatan tebing penahan jalan sepanjang 15 meter dengan ketinggian 150 sentimeter dan lebar 30 sentimeter juga akan dilakukan dalam program TMMD," ujarnya.

Pihaknya menambahkan 36 anggota Kodim 0736, 4 anggota komando, 10 anggota Polri, 5 orang tim teknis Pemda, 15 penyuluh dan 100 masyarakat akan ikut dalam pembangunan infrastruktur di Desa Semampir.

"Terkait dana program TMMD menghabiskan dana sebesar Rp 372 juta lebih, dengan rincian Rp 150 juta dari dana APBD Kabupaten Batang dan Rp 177 juta dari APBD Provinsi Jateng," jelasnya

Sementara itu Bupati Batang Wihaji yang membuka program TMMD menjelaskan, TMMD sangat membantu masyarakat dan dengan adanya TMMD bisa memupuk semangat gotong-royong membangun bangsa, karena semua pihak berperan dengan menyumbangkan pikiran, ide dan gagasanya.

TMMD Batang
TMMD Batang (budi susanto)

"Pemkab sangat mengapresiasi kegiatan yang berbasis gotong-toyong ini, karena hasil program TMMD sangat terlihat dan dirasakan oleh masyarakat baik pembangunan jalan, gorong-gorong ataupun jembatan," kata Wihaji.

Selain pembangunan infrastruktur, Wihaji menuturkan upaya-upaya pengentasan kemiskinan yang dilakukan dalam program TMMD sangatlah positif.

"Pengentasan kemiskinan juga wajib didukung karenan angka kemiskinan yang masih tinggi di Jateng, pasalnya 12,23 persen masyarakat di Jateng masih hidup dibawah garis kemiskinan," terangnya.

Pihaknya berharap masyarakat bisa mendukung program TMMD yang tengah dilakukan di Desa Semampir.

"Semoga dengan adanya program TMMD yang dilaksanakan setiap tahun bisa mensejahterakan masyarakat," timpalnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help