Pasca Hasil Investigasi Plagiarisme, Tim Serahkan Keputusan Kepada Rektor Unnes

tim untuk melakukan investigasi termasuk juga klarifikasi atas dugaan plagiarisme yang dilakukan Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman telah selesai.

Pasca Hasil Investigasi Plagiarisme, Tim Serahkan Keputusan Kepada Rektor Unnes
ist
UNNES SEMARANG. Pendaftar SNMPTN Unnes Mencapai 52.121 Orang di tahun 2015

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ketua Tim Investigasi Dugaan Plagiarisme Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof Dr Mungin Eddy Wibowo menyatakan tugas tim untuk melakukan investigasi termasuk juga klarifikasi atas dugaan plagiarisme yang dilakukan Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman telah selesai.

“Hasil-hasil investigasi yang kami laksanakan sejak 9 Juni 2018, dapat kami simpulkan telah selesai pada 6 Juli 2018 lalu. Yakni seusai kami laporkan kepada para pejabat di Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) RI pada 4 dan 6 Juli 2018 di Jakarta,” jelas Prof Mungin.

Kepada Tribunjateng.com, Selasa (10/7/2018) petang, dia memperinci, hasil investigasi itu dilaporkan kepada Irjen Kemenristekdikti RI pada 4 Juli 2018 sekitar pukul 11.00 hingga pukul 13.00.

Lanjut kepada Dirjen Sumberdaya Iptek dan Pendidikan Tinggi pada pukul 18.00 hingga pukul 19.00 di Kantor Kemenristekdikti RI.

“Bahkan secara langsung kami diterima Menristekdikti RI Prof Dr Mohamad Nasir pada 6 Juli 2018 pukul 13.00 hingga pukul 15.00. Dimana pada intinya dan bisa dikonfirmasi, dimana dugaan plagiarisme yang dilakukan oleh Prof Dr Fathur Rokhman adalah tidak benar dan itu fitnah,” tandas Ketua Senat Unnes Prof Dr Soesanto.

Selesainya investigasi itu, lanjut Prof Mungin, hasil yang telah dilakukan tim tersebut menyerahkan seluruhnya kepada lembaga atau dalam hal ini adalah Unnes serta pihak yang telah dituduh melakukan plagiarisme itu --Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman--.

“Tugas kami hanya melakukan investigasi. Itu kami lakukan karena kami adalah bagian dari Unnes. Karena ini sudah menyangkut nama baik lembaga. Karenanya kami bentuk tim. Semua hasilnya sudah kami laporkan dan sampaikan. Setelah ini, silakan lembaga akan tindaklanjuti seperti apa,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala UPT Humas Unnes Hendi Pratama menyampaikan apabila pihaknya akan coba berkomunikasi dengan pimpinan Unnes terkait perlu atau tidaknya diproses secara hukum.

“Maaf, belum bisa kami sampaikan apakah akan ada upaya-upaya lain untuk membersihkan nama lembaga ini maupun pihak yang telah dituduh. Akan kami komunikasikan terlebih dahulu. Prinsip, kami berterima kasih atas investigasi yang telah dilakukan tim internal tersebut,” jelasnya.

Halaman
12
Penulis: deni setiawan
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help