Pemberangkatan Haji Embarkasi Solo Dimulai 17 Juli 2018

34.112 total jamaah haji embarkasi Solo akan mulai berangkat, mulai 17 Juli 2018. 34.112 jamaah haji itu dibagi ke 95 kloter.

Pemberangkatan Haji Embarkasi Solo Dimulai 17 Juli 2018
akbar hari mukti
Hendrawan (tengah) dan Totok Suwarto (kiri) saat jumpa pers di the Royal Surakarta Heritage Hotel, Solo, Selasa (10/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Sebanyak 34.112 total jamaah haji embarkasi Solo akan mulai berangkat, mulai 17 Juli 2018. 34.112 jamaah haji itu dibagi ke 95 kloter.

Hendrawan, GM Garuda Indonesia menjelaskan, pelaksanaan haji embarkasi Solo tahun ini akan dilaksanakan dengan 2 fase. Yakni fase pemberangkatan dan pemulangan. Tiap fase dibagi menjadi 2 gelombang.

"Pemberangkatan dimulai 17 Juli 2018 hingga 15 Agustus 2018. Gelombang pertama rutenya Solo-Madinah via Padang. Gelombang kedua rutenya Solo-Jeddah via Padang," paparnya, Selasa (10/7/2018).

Sedangkan fase pemulangan, dilaksanakan pada 26 Agustus 2018 hingga 25 September 2018.

"Gelombang pertama rutenya Jeddah-Solo. Gelombang kedua rutenya Madinah-Solo," paparnya.

Menurutnya khusus Embarkasi Solo, Garuda Indonesia menyediakan 5 pesawat tipe airbus berkapasitas 360 seat.

Untuk seluruh Indonesia, menurutnya ada 117.959 jamaah yang akan berangkat ke tanah suci, yang dibagi ke 9 embarkasi, salah satunya di Solo.

"Tanggal 17 Juli 2018 pemberangkatan pertama, pukul 5.35 pagi, dengan kloter pertama adalah jamaah Tegal," katanya.

Menurutnya dibandingkan tahun lalu, jumlah jamaah jaki embarkasi Solo nyaris sama. Untuk tahun lalu di Embarkasi Solo ada 34.200 jamaah.
"Kita juga siapkan beberapa pesawat cadangan yang berkapasitas sama," ujar dia.

Totok Suwarto, Station Manager Garuda Indonesia menambahkan bila kemungkinan jamaah haji tahun ini saat pemulangan akan mengalami keterlambatan hingga 45 menit.

Pasalnya, menurut Totok bulan Agustus di Jeddah mengalami kenaikan suhu hingga 50 derajat di udara. Pesawat juga akan mengalami head wind, artinya pesawat akan melawan angin saat menuju ke Solo.

"Keterlambatan kami asumsikan mencapai 45 menit. Kita juga harus menaikkan bahan bakar yang lebih banyak. Rata-rata, perjalanan Jeddah ke Solo membutuhkan waktu 11 jam 45 menit," terang Totok. (*)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help