Pengumuman Seleksi Calon Taruna Akpol Mendebarkan, Ada yang Nangis maupun Sujud Syukur

Tangis bahagia dan kesedihan bercampuraduk menjadi satu di Auditorium Cendeka, komplek Akpol, Selasa (10/7/2018).

Pengumuman Seleksi Calon Taruna Akpol Mendebarkan, Ada yang Nangis maupun Sujud Syukur
TRIBUNJATENG/RIVAL ALMANAF
Tangis bahagia dan kesedihan bercampuraduk menjadi satu di Auditorium Cendeka, komplek Akademi Kepolisian (Akpol) Selasa (10/7/2018). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tangis bahagia dan kesedihan bercampuraduk menjadi satu di Auditorium Cendeka, komplek Akademi Kepolisian (Akpol) Selasa (10/7/2018). Hari itu adalah pemulangan tahap pertama seleksi nasional calon taruna (catar) Akpol tahun 2018.

Ada 7 dari 376 catar dipulangkan siang itu karena tidak lolos tes kesehatan. Pengumumannya disampaikan secara terbuka di hadapan calon taruna lain dan orang tua. Sebelum pengumuman, data berkas seleksi berbentuk soft file yang masih tersegel dari penguji diserahkan di hadapan ratusan catar dan orang tua.

Taruna Akpol
calon taruna akpol sedang dalam proses seleksi 2018

Perwakilan dari keduanya kemudian diminta untuk membuka segel dan menyerahkan kepada operator yang kemudian akan membukanya di laptop yang sudah tersambung di dua proyektor besar.

Detik-detik pembukaan file tersebut berlangsung tegang. Sebagian calon taruna mengepalkan tangan, ada yang mengatupkan tangan, hingga bergumam membaca doa-doa.

Daftar peserta yang tidak lolos pun kemudian terpampang. Satu persatu namanya dibacakan petugas. "Siap!" Ucap salah satu catar yang tidak lolos kemudian balik kanan dan disambut anggota polisi yang akan mengantarkan mereka ke ruang konseling.

Setelah itu, banjir air mata tidak kunjung surut. Puluhan ibu-ibu calon taruna yang berhasil lolos tak kuasa membendung tangis.

Banyak ibu-ibu yang menangis begitu mengetahui anaknya lolos tes kesehatan. Mereka pun sebagian melakukan sujud syukur.

"Terharu saya, perjuangan selama ini ternyata membuahkan hasil," terang Eva berasal dari Aceh.

Ia memaparkan proses seleksi yang dilakukan Polri hingga sejauh ini cukup transparan. Orang tua diperkenankan untuk memantau dan melihat langsung.

Sayang wawancara bersama ibu dari calon taruna tersebut tidak bisa berlangsung lama karena petugas kemudian meminta wartawan ke luar ruangan.

Asisten Kapolri Bidang SDM, Irjen Arief Sulistyanto menjelaskan total ada 4 pemulangan catar yang akan digelar hingga tanggal 27 Juli mendatang.

"Kali ini adalah pemulangan tahap pertama dari tes administrasi dan kesehatan, berikutnya ada tes psikologis, kesamaptaan, dan penampilan," terang Arief.

Ia menjelaskan dari total 376 calon taruna dan taruni se Indonesia nantinya hanya akan diambil 250 yang terdiri dari 220 orang pria dan 30 orang wanita. (*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved