44 Perusahaan Serap 2.200 Pekerja di Bursa Kerja Kabupaten Batang, Inilah Harapan Wihaji

Terdapat 44 perusahaan mulai dari perusahaan swasta hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan serapan tenaga kerja hingga 2.200 orang.

44 Perusahaan Serap 2.200 Pekerja di Bursa Kerja Kabupaten Batang, Inilah Harapan Wihaji
dina indriani
Bupati Batang Wihaji saat mengunjungi stand yang ada di bursa kerja Pondok Pesantren Darul Ulum Desa Tragung Kecamatan Kandeman, Rabu (11/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dina Indriani

TRIBUNJATENG.COM,BATANG- Organisasi Nadhlatul Ulama, bekerjasama dengan Kementerian Tenaga Kerja dan Pemerintah Daerah melalui Dinas Penanaman Modal Perijinan Satu Pintu dan Tenaga Kerja membuka bursa kerja yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Darul Ulum Desa Tragung Kecamatan Kandeman, Rabu (11/7/2018).

Dalam Bursa Kerja tersebut, terdapat 44 perusahaan mulai dari perusahaan swasta hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan serapan tenaga kerja hingga 2.200 orang.

Ketua pelaksana Bursa Kerja Munir Malik mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk dukungan serta untuk mensukseskan program pemerintah dalam menurunkan angka pengangguran khususnya di Kabupaten Batang.

"Selaku warga NU dan warga Batang kami juga berkewajiban untuk ikut mendukung serta mensukseskan program pemerintah dalam menurunkan angka pengguran di kabupaten Batang," tutur Munir Malik.

Dijelaskan Munir, bursa kerja digelar selama dua hari sebagai wadah memberikan informasi kepada masyarakat yang sedang mencari pekerjaan, serta memberikan kesempatan kepada perushaan untuk merekrut tenaga kerja sesuai dengan bidang keahlian dan kebutuhan.

Sementara itu, Bupati Batang Wihaji mengatakan bahwa Pemerintah mempunyai dua visi misi yang menjadi agenda prioritas seperti menciptakan 10 ribu tenaga kerja dan 1000 Wirausaha baru untuk tahun ini terdapat 500 Wirausaha baru dan akan terus meningkat.

Untuk mendukung dan mensukseskan program tersebut Pemkab telah melakukan berbagai macam pelatihan secara komprehensif bagi para pelaku usaha, serta membuka lapangan kerja sesuai dengan bidangnya lewat bursa kerja.

Wihaji berharap ada lembaga-lembaga lain bisa ikut menggelar kegiatan bursa kerja, paling tidak selama satu tahun dapat dilaksanakan tiga kali hal itu untuk membantu tugas pemerintah untuk menurungkan angka pengangguran.

"Saya harap lembaga lain juga bisa menggelar bursa kerja setidaknya itu bisa membantu program pemerintah, karena kami mempunyai kewajiban untuk menurunkan angka pengangguran yang ada di Kabupaten Batang.

Dikatakannya juga, para penyelenggara bursa kerja bisa melakukan dengan objektif dan transparan.

" Penyelenggara bursa kerja laksanakan dengan objektif dan transparan, hal ini untuk menepis anggapan di masyarakat bahwa mendapatkan pekerjaan harus lewat jalur tertentu," pungkasnya. (*)

Penulis: dina indriani
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved