8.500 Ayam Tewas Terpanggang di Adiwerna Tegal

Sebuah Kandang ayam di RT 10 RW 3 Desa Pagiyanten Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal dilalap si jago merah pada Rabu (11/7/2018) pukul 06.30 WIB .

8.500 Ayam Tewas Terpanggang di Adiwerna Tegal
akhtur gumilang
Kebakaran Kandang Ayam 

Hal ini terjadi karena material kandang terbuat dari kayu dan bambu yang mudah terbakar, serta adanya batu bara sebagai bahan baku penghangat ayam ternak. 

dilalap si jago merah pada Rabu (11/7/2018) pukul 06.30 WIB
dilalap si jago merah pada Rabu (11/7/2018) pukul 06.30 WIB (akhtur gumilang)

Munculnya api besar ini diduga karena api berasal dari pembakaran batu bara untuk menghangatkan ayam ternak, tertiup angin kencang hingga api mengenai kandang. 

Pemilik peternakan ayam, Noval menuturkan, kandang ayam itu berukuran 15 X 100 meter.

Di dalam kandang ada tungku batu bara yang digunakan untuk penghangat ayam.

Tungku itu selalu dinyalakan karena kondisi cuaca saat ini dingin disertai angin.

Namun ternyata, dia tidak mengira jika api tungku itu akan mengenai kandang yang berisi ayam ternak sebanyak 8.500 ekor.

"Hampir semuanya ludes terpanggang. Perkirakan kerugian mencapai Rp 350 juta," terang Noval kepada Tribunjateng.com

Terpisah, Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat dan Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Tegal, Kusnadi mengaku awalnya mendapat laporan dari warga jika ada insiden kebakaran di Desa Pagiyanten, Kecamatan Adiwerna.

Tanpa menunggu lama, pihaknya langsung datang ke lokasi dan memadamkan api.

"Kami menerjunkan tiga unit mobil damkar untuk menangani kebakaran ini," ucapnya. (*)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help