BNNK Kendal Akan Bersinergi dengan Seluruh Elemen Masyarakat dalam Berantas Narkoba

Jadi sekitar 3.376.115 orang telah menyalahgunakan narkoba. Sedangkan Jawa Tengah sendiri sekitar 1,16 persen atau sekitar 278.400

BNNK Kendal Akan Bersinergi dengan Seluruh Elemen Masyarakat dalam Berantas Narkoba
dhian adi putranto

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dhian Adi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - BNN Kabupaten Kendal akan bersinergi dengan seluruh pihak dalam pemberantasan Narkoba. Hal itu dikarenakan setiap tahunnya sebanyak 12000 orang meninggal dikarenakan menggunakan narkoba.

Kepala BBNK Kendal, Sharlin Tjahaja Frimer mengatakan dalam jumpa pers pada Rabu (11/7) bahwa angka prevalensi (kasus penyalah gunaan) narkoba di Indonesia masih terbilang tinggi. Yakni 1,77 persen.

"Jadi sekitar 3.376.115 orang telah menyalahgunakan narkoba. Sedangkan Jawa Tengah sendiri sekitar 1,16 persen atau sekitar 278.400 warga Jateng menyalahgunakan narkoba," terangnya.

Artinya sekitar 116 orang dari 10r ibu penduduk Jawa Tengah telah menyalahgunakan narkoba.

"Dengan sinergisitas semua elemen masyarakat dari, pemerintah, instansi vertikal maupun kabupaten, seluruh stakeholder maupun seluruh komponen masyarakat, kami optimis, Kabupaten Kendal bisa bebas dari penyalahgunaan narkoba" katanya.

Ia menambahkan pihaknya kian gencar bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat, apalgi menjelang Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang jatuh pada 26 Juni kemarin. Namun perayaan tersebut akan dilakukan pada Kamis (12/7).

"Kami minta kepada para ulama juga menyampaikan bahayanya narkoba dalam materi khutbah mereka, kemudian memasang baliho di beberapa lokasi. Hal itu agar mendorong kesadaran masyarakat akan bahayanya narkoba," paparnya

Sharlin pun juga mengungkapkan kesadaran masyarakat Kendal untuk melaporakan keluarganya yang melakukan penyalahgunaan narkoba kepada BNNK untuk direhabilitasi masih rendah. Hal itu terbukti pada tahun 2017 kemarin hanya 11 orang yang menjalani rehabilitasi.

"Sedangkan tahun 2108 hingga bulan juni ini hanya 4 orang yang saat ini direhabilitasi. Mereka takut jika dilaporkan akan dibawa dalam penjara," paparnya.

Sementara itu dalam perayaan HANI pada besok nanti pihaknya akan menyerahkan tiga penghargaan kepada tiga instansi yang berperan dalam Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba.

"Selain itu kami juga akan melakukan kampanye anti narkoba dengan stiker dan pamflet di sekitar kecamatan Kendal," pungkasnya. (*)

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help