PPDB Online

BREAKING NEWS, Pengumuman Seleksi PPDB Online Jateng Klik di Sini

Hasil seleksi PPDB Online Jawa Tengah akhirnya diumumkan sesuai jadwal. Silakan klik di sini untuk melihat hasil pengumuman seleksi

BREAKING NEWS, Pengumuman Seleksi PPDB Online Jateng Klik di Sini
tribunjateng/mahasiswa UIN Magang/Febbi Ferkhitilawati
Antrean pendaftaran PPDB Online tingkat SMA di Kota Semarang 

Setelah Purwadi, giliran kepala SMKN 1 Blora Mariya kena semprot Ganjar. Kasusnya serupa. Jumlah pendaftar SKTM melebihi daya tampung.

Ganjar memperingatkan Mariya agar mengerahkan semua guru untuk verifikasi. Batas waktu laporan hasil verifikasi maksimal pukul 15.00 WIB.

"Pak, ini kita digebuki sama sekolahane sampean juga lho pak. Kita jangan tenang-tenang saja. Pak, kita malu lho nanti. Anda orang kedua yang saya peringatkan keras," tegasnya.

Orang terakhir yang kena marah adalah kepala SMKN 1 Purwokerto Asep Saeful Anwar. Ganjar pun tak segan-segan memerintahkan Asep untuk membubarkan acara workshop, demi penyelesaian verifikasi SKTM. "Ini darurat pak. Ini darurat. Nanti saya minta laporan langsung," kata Ganjar.

Pria berambut putih itu pun menginstruksikan semua kepala SMA/SMK se-Jawa Tengah segera memverifikasi SKTM.

Dia memberikan tenggat waktu verifikasi hingga pukul 15.00 WIB, lantaran hari ini, Rabu (11/7) sudah pengumuman penerimaan siswa.

"Mereka harus sudah melaporkan kepada saya, malam nanti kami minta laporkan. Kalau masih ada sekolah yang mencurigakan (belum verifikasi), kami akan tunda (pengumuman penerimaan siswa). Tetapi kalau hari ini selesai, maka akan kami umumkan besok (hari ini)," katanya.

Ganjar mengatakan semua panitia penyelenggara PPDB harus lembur untuk melakukan verifikasi secara faktual. Alumnus UGM itu menyebut lama penundaan hanya sehari atau dua hari.

Menyoal dugaan kemudahan penerbitan SKTM oleh lurah maupun camat, Ganjar mengatakan bisa jadi pihak tersebut mendapat tekanan.

"Maka kita bina dulu, kita perbaiki dulu. Kecuali memang ada unsur kesengajaan, misalnya dia menjual SKTM katakan 500 lembar, itu bisa dipidanakan," terangnya.

Halaman
1234
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved