Hari Bhayangkara, Polres Kudus Gelar Lomba Video Pendek

Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning mengatakan, dalam lomba yang diikuti oleh 39 peserta itu sebelumnya telah diumumkan

Hari Bhayangkara, Polres Kudus Gelar Lomba Video Pendek
rifqi gozali
Penyerahan hadiah lomba video pendek dalam rangka HUT Bhayangkara ke-72 di Mapolres Kudus, Rabu (11/7/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Peringati Hari Bhayangkara ke-72, Polres Kudus menggelar lomba video pendek. Lomba bertajuk “Polisi Sahabatku” itu dinilai bisa menjadi pemacu semangat anggota polisi agar semakin prima dalam memberi pelayanan kepada masyarakat.

Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning mengatakan, dalam lomba yang diikuti oleh 39 peserta itu sebelumnya telah diumumkan jauh-jauh hari melalui jejaring media sosial. Puncaknya pada Rabu (11/7/2018), telah dipilih tiga pemenang.

“Ketiga pemenang itu videonya bagus, meski pendek ada pesan yang disampaikan,” kata Kapolres.

Pemenang juara I Achmad Faishol Shofa, warga Muraharjo Kunduran Blora karyanya menceritakan seorang anggota polisi yang menolong salah seorang santri yang roda sepedanya bocor. lokasi pengambilan gambar dilakukan di bendungan Wilalung Undaan Kudus.

Sementara itu menurut Ahmad Ainul Yaqin pemenang juara II menyatakan tidak menyangka akan menjadi juara 2, karena sebelumnya ahmad sempat terkendala dengan peralatan. Video garapan ahmad dan temanya berjudul "polisi sahabat bersama" mengangkat cerita salah seorang anggota polisi yang sedang bertugas, tidak berkumpul bersama keluarga di saat hari raya Idulfitri. Dalam video tersebut semakin membuat penontonya tersayat polisi melakukan panggilan video dengan istri dan anaknya.

"Alhamdulilah dapat juara, padahal sebelumnya kita hanya ingin berpartisipasi saja, karena untuk diperalatan kami sangat kurang maksimal, dan kami ucapkan banyak terimakasih juga pada bapak polisi yang mau membantu untuk kami ambil gambar dalam pembuatan video pendek "kata Ahmad.

Dalam lomba ini Polres menggandeng sejumlah jurnalis yang tergabung dalam Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Muria Raya. Ketua Panitia Galih Manunggal yang juga sebagai Jurnalis TV One mengatakan, semua karya yang dikirimkan peserta telah dilakukan proses penjurian. Sampai akhirnya terpilih 10 nominasi, yang mana tiga di antara ditetapkan sebagai juara.

“Semua karya sangat kreatif, hanya saja ada yang harus ditetapkan sebagai yang terbaik untuk menjadi pemenangnya setelah dilakukan proses penjurian oleh profesional,” kata Galih. (*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help