Kabar Gembira, Pajak Final UMKM Turun Jadi 0,5 Persen

Kepala Kanwil DJP Jawa Tengah I, Irawan mengatakan, dalam paket kebijakan ekonomi pemerintah 2018 salah satunya berupa penurunan tarif PPh Final

Kabar Gembira, Pajak Final UMKM Turun Jadi 0,5 Persen
tribunjateng/hermawan endra
Kepala Kanwil DJP Jawa Tengah I, Irawan mengisi acara media gathering di Griya Persada, Bandungan, Rabu (11/7) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hermawan Endra Wijonarko

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terus mendorong penerimaan pajak dari sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Salah satunya lewat diterbitkannya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 tahun 2018.

Kepala Kanwil DJP Jawa Tengah I, Irawan mengatakan, dalam paket kebijakan ekonomi pemerintah 2018 salah satunya berupa penurunan tarif PPh Final bagi wajib pajak UMKM melalui PP 23 tahun 2018.

Lewat peraturan ini, pemerintah menerapkan tarif 0,5 persen yang berlaku efektif mulai 1 Juli 2018 sebagai pengganti PP Nomor 26 tahun 2013 yang sebelumnya menetapkan tarif PPh Final 1 persen untuk UMKM.

Pemerintah meringankan pajak untuk UMKM agar mereka dapat tumbuh. Bukan hanya itu, PP 23/2018 juga diharapkan dapat mendorong pelaku UMKM agar lebih berperan aktif dalam kegiatan ekonomi.

Irawan mengungkapkan, di DJP Jawa Tengah 1 potensi UMKM mencapai 4,3 juta dengan nilai setoran pajak Rp 2 triliun. Namun hingga 31 Desember 2017 UMKM yang terdaftar hanya 100 ribu dengan jumlah setoran pajak Rp 281 miliar.

Ia menargetkan dengan PP Nomor 23 tahun 2018 jumlah UMKM yang mendaftar naik dua kali lipat atau sekitar 200 ribu dengan total pembayaran PPh Final Rp 300 miliar.

Untuk terus mewujudkan pencapaian target penerimaan pajak tahun 2018, Kanwil DJP Jawa Tengah I akan terus berupaya melakukan panggilan potensi perpajakan melalui basis data yang ada saat ini.

"Penerimaan pajak merupakan sumber utama pembiayaan negara baik pemerintah pusat maupun daerah. Penerimaan pajak sangat ditentukan oleh kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakannya," kata Irawan saat media gathering di Griya Persada, Bandungan, Rabu (11/7/2018).

Kanwil DJP Jawa Tengah I mengharapkan komitmen dari seluruh WP agar ke depannya dapat menjadi WP yang patuh demi terwujudnya NKRI yang mandiri dan sejahtera.

Sedangkan untuk realisasi penerimaan pajak Kanwil DJP Jawa Tengah I sampai dengan semester I tahun 2018 mencapai Rp12,56 triliun atau 38,85 persen dari target penerimaan tahun 2018 Rp 32,33 triliun.

Penerimaan tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 6,18 persen dari tahun 2017. Terdiri dari Pajak Penghasilan (PPh) Non Migas Rp 6,08 triliun, PPN dan PPnBM sebesar Rp 6,32 triliun.

Kemudian PBB sektor Perkebunan, Perhutanan, Pertambahan (P3) sebesar Rp 25,89 miliar. Sisanya Rp126,01 miliar disumbang oleh pajak lainnya. (*)

Penulis: hermawan Endra
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved