Unnes Klarifikasi Soal Skorsing Julio Bukan Karena Demo

Universitas Negeri Semarang (Unnes), menyatakan skorsing terhadap Julio Belnanda Harianja, tidak terkait demo soal tolak uang pangkal.

Unnes Klarifikasi Soal Skorsing Julio Bukan Karena Demo
TRIBUN JATENG/ALEXANDER DEVANDA WISNU
Julio Belnanda Harianja saat menampilkan surat permohonan maaf di Biro Sarpas Polda Jateng 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hesty Imaniar

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Universitas Negeri Semarang (Unnes), menyatakan skorsing terhadap Julio Belnanda Harianja, tidak terkait demo soal tolak uang pangkal.

Dikatakan oleh, Kepala UPT Humas Unnes, Hendi Pratama, skors diberikan justru karena unggahan Julio, yang kerap kali menimbulkan keresahan dan agitasi di lingkungan Unnes, maupun di tingkat nasional lainnya.

“Unggahan JBH mengandung kata-kata kasar, rumor-rumor yang tidak didukung data dan mengajak pihak internal dan eksternal Unnes, untuk selalu berpolemik negatif. Padahal, kami selalu mengarahkan setiap mahasiswanya, untuk tetap santun bertutur di dunia nyata maupun dunia maya,”katanya, Rabu (11/7/2018).

Hendi juga menambahkan, proses pembinaan Juli telah melalui prosedur yang tepat.

Menurutnya, skorsing adalah upaya terakhir yang dilakukan Unnes, karena Julio menolak untuk bekerja sama di berbagai kesempatan.

“Sidang etika telah digelar untuk klarifikasi namun JBH hanya mau mengikuti sidang jika dia diizinkan merekam. Izin perekaman ini ditolak. Larangan merekam adalah hal wajar seperti yang misalnya  ditemukan di peraturan tata tertib,” jelasnya.

Bahkan, Hendi, peserta aksi yang lain masih melanjutkan kuliah dan dilayani seperti biasa tanpa diskriminasi.

Hal itu, lanjutnya, menunjukkan jika Unnes menilai bahwa penyampaian pendapat adalah bagian dari hak warga negara yang wajib dihormati.

Hendi juga menerangkan, Julio adalah mahasiswa yang sama yang tersangkut masalah pencemaran nama baik Menristekdikti melalui media online tahun 2017. 

Dan kini, masalah tersebut ditengahi oleh Komnas HAM RI.

Melalui mediasi tersebut Julio, Unnes dan Komnas HAM menandatangani pernyataan bahwa Julio saat itu tidak diberikan sanksi akademis ataupun non akademis asalkan dirinya berjanji tidak akan mengulangi unggahan yang negatif. 

“Namun begitu, selama satu tahun terakhir tidak ada perubahan yang berarti,”pungkasnya. (*)

Penulis: hesty imaniar
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help