Abdul Meninggal Mendadak Seusai Daftar Ulang Anaknya, Ada Uang Rp 1 Juta di Map

Abdul Meninggal Mendadak Seusai Daftar Ulang Anaknya, Ada Uang Rp 1 Juta di Map,Kamis (12/7/2018).

Abdul Meninggal Mendadak Seusai Daftar Ulang Anaknya, Ada Uang Rp 1 Juta di Map
TRIBUNJATENG/RIFQI GOZALI
Abdul Meninggal Mendadak Seusai Daftar Ulang Anaknya, Ada Uang Rp 1 Juta di Map,Kamis (12/7/2018). 

Laopran Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Seorang pria berusia 58 tahun di Kudus meninggal secara mendadak setelah mendaftarkan anaknya sekolah, Kamis (12/7/2018).

Pria tersebut bernama Abdul Munji ditemukan sudah tak bernyawa di samping minimarket di Dusun Kauman Desa Jekulo, Kecamatan Jekulo tadi siang.

Dia meninggal dalam keadaan mengenakan kemeja panjang warna putih dan sarung biru.
Sementara sepeda motor miliknya dalam dalam keadaan berdiri, ban depannya terjepit di sela-sela tembok.

Kejadian ini kali pertama diketahui oleh seorang warga bernama Imron Rosyadi saat berada di warung dekat tempat kejadian.

“Saat saya datang bersama teman saya sepeda motor miliknya masih berdiri sementara korban tergeletak di bawahnya,” kata Imron.

Melihat orang yang tergeletak, dia mendekat. Kemudian memastikan, apakah masih hidup atau suidah meninggal.

“Ternyata sudah meninggal saat saya cek,” katanya.

Mengetahui ada orang meninggal, akhirnya dia menghubungi Babinsa Desa Jekulo. Tidak berserlang lama akhirnya petugas dari Polsek Jekulo pun mendatangi tempat kejadian perkara.

Kapolsek Jekulo AKP Subakri mengatakan, pria yang meninggal tersebut merupakan warga Desa Mejobo, Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus.

Sebelumnya pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh itu mendatangi MTs Nurul Ulum di Dukuh Kauman, Jekulo untuk mendaftarkan administrasi sekolah anaknya.

“Dia meninggal setelah dari sekolah untuk membayar daftar ulang anaknya. Dari sekolah yang didatangi dan tempat kejadian hanya sekitar 60 meter saja. Dia juga masih membawa uang Rp 1 juta yang ditaruh di dalam map yang dibawa korban. Mungkin sisa pembayaran,” kata dia.

Lebih lanjut Subakri mengatakan, tidak terdapat tanda mencurigakan di skujur tubuh korban. Dari hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Jekulo, korban meninggal karena sakit.

“Dari hasil medis karena sakit. Kemungkinan karena serangan jantung,” katanya. (*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help