Jangan Anggap Remeh Jika Mengalami Tubuh Berkeringat di Malam Hari

Seringkali penyebabnya bukan udara panas, karena walau sudah menyalakan AC, tetap saja tubuh basah oleh keringat.

Jangan Anggap Remeh Jika Mengalami Tubuh Berkeringat di Malam Hari
shutterstock
Ilustrasi tidur 

TRIBUNJATENG.COM - Salah satu gangguan tidur yang kerap dialami banyak orang adalah berkeringat saat tidur.

Seringkali penyebabnya bukan udara panas, karena walau sudah menyalakan AC, tetap saja tubuh basah oleh keringat.

Tubuh menggunakan keringat untuk mengurangi suhu inti, tepat ketika terjadi lonjakan di atas ambang batas yang disebut zona thermoneutral.

Banyak hal yang dapat mendorong suhu tubuh ke zona ini, mulai dari penggunaan selimut tebal hingga proses peradangan di dalam tubuh karena adanya infeksi atau penyakit.

Beberapa kondisi dapat memengaruhi sistem saraf simpatis, kelenjar keringat, atau faktor lain yang memengaruhi kemampuan tubuh untuk mengatur suhunya.

Ada juga kemungkinan orang yang berolahraga dapat dikondisikan berkeringat pada suhu lebih rendah dari yang diperkirakan.

Penyebab khusus

Dalam tinjauan pustaka yang diterbitkan dalam Journal of American Board of Family Medicine, disebutkan beberapa faktor yang dapat meningkatkan kemungkinan berkeringat di malam hari, termasuk serangan panik (panic attack), masalah tidur, demam, mati rasa di tangan dan kaki, cemas dan stres, hingga gangguan napas.

Berkeringat di malam hari juga bisa menjadi efek samping obat-obatan, termasuk Selective Serotonin Reuptake Inhibitor atau Serotonin Reuptake Inhibitor Spesifik (SSRI), yang umumnya diresepkan untuk pasien depresi.

“Meskipun penyebabnya belum terbukti atau tidak terbukti dengan pasti, nampaknya SSRI adalah penyebabnya,” kata Mold.

Halaman
12
Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved