Kasus Pencurian

Mobil Pencuri Ternak Masuk Jurang seusai Tabrak Kapolsek

Seorang dari tiga anggota kawanan pencuri ternak di Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu, tewas, saat mobil yang dikendarai masuk jurang

Mobil Pencuri Ternak Masuk Jurang seusai Tabrak Kapolsek
TRIBUNJATENG/dok
tangkap maling 

TRIBUNJATENG.COM, BENGKULU - Seorang dari tiga anggota kawanan pencuri ternak di Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu, tewas, saat mobil yang dikendarai masuk jurang, Rabu (11/7) dini hari.

Sebelum masuk jurang, mobil pikap itu sempat menerobos blokade polisi dan menabrak Kapolsek Air Besi, Ipda Nanuk Irawan.

Kasat Reskrim Polres Bengkulu Utara, AKP Jufri mengatakan, pihaknya menerima informasi dari masyarakat bahwa terjadi pencurian kerbau di Desa Taba Tembilang, Kecamatan Argamakmur, Kabupaten Bengkulu Utara. Hasil curiannya dibawa menggunakan mobil pikap berwarna hitam menuju Kota Bengkulu.

"Berbekal info tersebut, dilakukan blokade di jalan yang akan dilalui pelaku. Mobil menerobos blokade dan menabrak kapolsek," kata Jufri.

Polisi sempat menghentikan laju mobil kawanan pencuri, namun tak digubris. Bahkan polisi juga mengeluarkan tembakan ke udara. Bukannya berhenti, pelaku malah menerobos blokade dan menabrak kapolsek. Insiden tersebut membuat pelaku panik dan hilang kendali mobil lalu masuk jurang.

Satu pelaku ditangkap, satu di antaranya tewas di lokasi kejadian, sedangkan satu pelaku lainnya diduga kabur dan dalam pengejaran polisi. "Saat ini masih dilakukan pengejaran terhadap satu pelaku lain. Sementara kapolsek yang ditabrak mengalami luka memar di lutut dan kaki," tambah Jufri. (tribunjateng/cetak/kps/Tribunnews)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help