Sembilan Pedagang Terdampak Proyek Masjid Sriwedari Segera Bangun Kios Darurat

Ketua Paguyuban Rukun Santoso, Joko Sukamto menjelaskan pemilihan kepindahan pedagang ke lahan parkir timur GWO karena penempatan pedagang

Sembilan Pedagang Terdampak Proyek Masjid Sriwedari Segera Bangun Kios Darurat
TRIBUN JATENG/WID
TAMAN SRIWEDARI 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Pembangunan Masjid Taman Sriwedari Solo (MTSS) segera dimulai. Sembilan pedagang kios terdampak pembangunan MTSS mulai mempersiapkan sejumlah alat untuk membangun kios darurat di timur Gedung Wayang Orang (GWO) Sriwedari.

Ketua Paguyuban Rukun Santoso, Joko Sukamto menjelaskan pemilihan kepindahan pedagang ke lahan parkir timur GWO karena penempatan pedagang di Shelter Sriwedari tak menjadi solusi bagi mereka.

"Pedagang kurang srek kalau di dalam shelter. Kami usul bangun kios darurat di lahan parkir GWO Sriwedari," ujarnya, Kamis (12/7/2018).

Menurut Joko pembangunan kios darurat itu nantinya dilakukan swadaya pedagang.
Untuk pembangunan sembilan kios, menurutnya diperlukan Rp 16 juta. Ia menjelaskan, uang itu dipenuhi pedagang usai biaya bongkar kios diberikan Pemkot Solo.

"Ada beberapa yang patungan. Menunggu juga ongkos bongkar dari Pemkot. Persiapan telah dilakukan," ungkap Joko.

Ia menjelaskan, pembangunan kios darurat segera dilakukan pekan ini.
"Kami kira pembangunan tahap 1 Masjid Raya memakan waktu lama. Karena itu akan lebih menguntungkan jika di sekitar GWO dari pada di Shelter Sriwedari," terang Joko.

Kepala Bidang PKL Dinas Perdagangan (Disdag) Solo, Didik Anggono mengatakan bila pembangunan kios darurat di timur GWO Sriwedari yang merupakan lahan parkir tersebut telah mendapat kesepakatan oleh berbagai pihak, mulai Dinas Pariwisata Solo, pelaksana proyek, hingga pengelola parkir dikawasan tersebut.

"Tawaran penempatan di dalam shelter Sriwedari sudah diberi. Tapi karena memiliki pilihan sendiri maka kami izinkan. Ini sudah dikoordinasikan dengan semua pihak terkait," katanya. (Tribunjateng/cetak/Ahm)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help