Sinoeng Instruksikan Satpol PP Batang Buru Orang Gila yang Sering Melecehkan Perempuan

Satpol PP setempat berkoordinasi dengan Dinas Sosial kabupaten maupun provinsi guna penanganan lebih lanjut.

Sinoeng Instruksikan Satpol PP Batang Buru Orang Gila yang Sering Melecehkan Perempuan
Tribun Jateng/Daniel Ari Purnomo
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Jawa Tengah, Sinoeng Noegroho Rachmadi. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Jawa Tengah, Sinoeng Noegroho Rachmadi, menginstruksikan jajarannya memburu orang yang mengalami gangguan jiwa di Kabupaten Batang.

Menurutnya, berdasar laporan warga, para orang yang mengalami gangguan jiwa tersebut sering tampak di sebelah barat Hutan Kota Rajawali, Batang.

"Dia sering meminta-minta dan memaksa bahkan melecehkan wanita dengan memegang-megang jika tidak diberi uang. Orang gila ini dulu setahu saya ada di Puskesmas Proyonanggan. Orang gila yang sudah lama di area Batang. Sangat meresahkan," tulis seorang pelapor, dikutip Tribunjateng.com, melalui aplikasi Lapor Gub Pemprov Jateng.

Laporan itu masuk pada Senin (9/7/2018) pukul 11.13 WIB, tanpa lampiran pelengkap.

Selang tiga jam atau pukul 14.03, laporan tersebut didisposisikan admin aplikasi tersebut ke Satpol PP.

Sinoeng berujar sudah menelepon Kepala Satpol PP Batang.

Dia memerintahkan ada patroli rutin di area tersebut dan sekitarnya.

"Langsung saya perintahkan Satpol PP Batang segera ambil langkah guna pengamanan orang gila melalui intensifkan kegiatan patroli. Baik patroli formal berseragam maupun patroli kamuflage," kata mantan Pjs Bupati Tegal itu.

Dia menambahkan, Satpol PP setempat berkoordinasi dengan Dinas Sosial kabupaten maupun provinsi guna penanganan lebih lanjut.

"Karena Pemkab Batang belum ada rumah singgah untuk orang gila, aduan itu akan makin diintensifkan untuk pengamanannya," imbuh Sinoeng.(*)

Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help