Tatang Datangi Polda Jateng Minta Kejelasan Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Lelang BRT Koridor I

Direktur PT Mahesa Jaya Perkasa Semarang, Tatang Jarwadi, bersama kuasa hukumnya mendatangi Mapolda Jateng, Kamis (12/7/2018)

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Direktur PT Mahesa Jaya Perkasa Semarang, Tatang Jarwadi, bersama kuasa hukumnya mendatangi Mapolda Jateng, Kamis (12/7/2018).

Kedatangannya untuk menanyakan perkembangan kasus dugaan pemalsuan surat dalam proses lelang pengadaan operator Bus Rapit Transit (BRT) Trans Semarang koridor 1.

Tatang mengatakan, kasus tersebut bermula saat digelar lelang BRT pada 2017 lalu.

Saat itu, lelang diikuti beberapa peserta di antaranya PT Mahesa Jaya Perkasa miliknya.

Namun dari hasil lelang itu, dimenangkan peserta lain.

"Kedatangan saya ke Polda untuk menyampaikan surat permohonan kejelasan kasus dugaan pemalsuan surat dokumen lelang. Dan meminta agar proses penyidikannya dilanjutkan," katanya kepada Tribun Jateng.

Dari data yang ada, yang memenuhi syarat lelang saat itu hanya PT Mahesa Jaya Perkasa.

Sedangkan PT pemenang tidak memenuhi syarat karena tidak punya lahan parkir bus dan IMB-nya.

Fakta tersebut diketahuinya dari pemilik lahan yang asli, yang digunakan peserta pemenang lelang sebagai lahan parkir bus.

Halaman
123
Penulis: m zaenal arifin
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved