PNS Kesehatan Ini Digerebek Istri dan Warga Karena Sering 'Nginap' di Rumah Janda

Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Puskesmas Tunggangri, Kecamatan Kalidawir, Tulungagung, bernama PJ dipastikan akan dijatuhi sanksi.

PNS Kesehatan Ini Digerebek Istri dan Warga Karena Sering 'Nginap' di Rumah Janda
surya/david yohanes
Ilustrasi penggerebekan pasangan bukan suami-istri di Tulungagung 

TRIBUNJATENG.COM, TULUNGAGUNG - Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Puskesmas Tunggangri, Kecamatan Kalidawir, Tulungagung, bernama PJ dipastikan akan dijatuhi sanksi.

Sebelumnya, PJ digerebek warga saat menginap di rumah seorang janda di Desa Betak, Kecamatan Kalidawir.

Sekretaris Dinas Kesehatan Tulungagung, Bambang Triyono, mengaku sudah memanggil PJ.

Bambang tidak menjelaskan soal sanksi yang diterima PJ, namun kemungkinan PJ akan dimutasi.

“Mungkin minggu depan kami akan berikan surat tugas (ke PJ),” terang Bambang, Kamis (12/7/2018).

Bambang mengaku sangat terbuka terkait proses sanksi terhadap PJ. Jika nantinya surat yang dimaksud Bambang sudah diberikan, Bambang berjanji akan memberi penjelasan lanjutan.

“Detailnya seperti apa, nanti kami sampaikan setelah suratnya sudah diterima yang bersangkutan,” tegas Bambang.

PJ sudah lama diketahui warga sering menginap di rumah AI, seorang janda di Desa Betak.

Warga berulang kali memperingatkan, namun PJ mengaku sudah menikah siri dengan AI.

Hal ini sudah berlangsung lebih dari setahun.

Namun karena terlanjur kesal dengan ulah PJ, warga Desa Betak menggrebeknya pada Minggu (10/6/2018) pukul 00.45 WIB.

Bahkan warga dan perangakat Desa Betak mendatangkan istri PJ, yang tinggal di Desa Pagersari, Kecamatan Kalidawir.

Dari pengakuan istrinya, PJ tidak pernah izin untuk menikah siri. Warga Betak pun memberikan sanksi sosial.

Selain itu, kasusnya masih ke atasannya sehingga PJ juga kena sanksi dari dinas tempatnya bekerja.(*)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved