Pameran Proyek Studi Lukisan di Kota Lama oleh Mahasiswa Unnes Dibuka

Pameran lukisan dua mahasiswa seni rupa Universitas Negeri Semarang (Unnes) di gedung Oudetrap, Kawasan Kota Lama Semarang resmi dibuka

Pameran Proyek Studi Lukisan di Kota Lama oleh Mahasiswa Unnes Dibuka
dwi laylatul

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dwi Laylatur Rosyidah

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pameran lukisan dua mahasiswa seni rupa Universitas Negeri Semarang (Unnes) di gedung Oudetrap, Kawasan Kota Lama Semarang resmi dibuka, Jumat (13/7/2018) sekitar pukul 20.30 WIB.

Acara tersebut merupakan proyek studi dari Dedy Setiawan dan Angga Aditya untuk menyelesaikan pendidikan strata satunya.

Aryo Sunaryo, seniman sekaligus dosen dari Fakultas Bahasa dan Seni Unnes yang telah purna tersebut secara resmi yang membuka pameran.

"Sangat jarang mahasiswa menggelar pameran di luar yang nantinya akan dinikmati masyarakat luas, tentu hal ini sangat kami apresiasi. Namun jangan berpuas, sebab ini hanya sebagian kecil dari awalan yang di luar tantangannya lebih berat," ujarnya.

Berlangsung dalam satu gedung, namun karya yang disajikan oleh dua mahasiswa itu berbeda bahkan kontras.

Dedy menyajikan karya seni dengan pendekatan aliran ekspresionis, sedangkan Angga menawarkan lukisan dan instalasi realis.

Memasuki gedung yang terletak di sekitar taman Srigunting, maka pengunjung akan disambut dengan karya lukis realis Angga yang menggambarkan kehidupan penambang pasir.

Bahkan pameran milik Angga ini bertajuk 'Sirtoe Exhibition', dengan sirtoe merupakan kata yang sering diucapkan orang Jawa yang merujuk pada pasir dan batu.

Terdapat 8 lukisan dan dua instalasi yang merepresentasikan aktivitas penambang pasir dan batu lereng Muria, dengan detail yang menggelitik.

Bahkan jika dilihat dari jauh, tidak sedikit pengunjung yang berfikir itu merupakan sebuah foto, bukan lukisan.

Selesai berkeliling ruang depan yang sepenuhnya menyajikan karya Angga, maka di bagian gedung yang tersekat taman itu pengunjung disambut oleh karya ekspresiones Dedy.

Dalam pameran berjudul 'Ekspresionistis Is?' ini, belasan karya Dedy menyajikan karya dengan penekanan garis, corak, warna dan tekstur.

Pameran ini akan berlangsung selama tiga hari saja, 13 sampai dengan 15 Juli 2018 dengan tidak ada biaya masuk san terbuka untuk umum.

Aryo juga berpesan kepada kedua mahasiswanya tersebut untuk terus berkembang dan jangan berhenti pada pencapaian ini. (Dew)

Penulis: Dwi Laylatur Rosyidah
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help