Turis Belanda Nikmati Naik Becak di Semarang

Kedatangan mereka ke Semarang merupakan hasil kerja sama Hotel Santika dengan penyelenggara wisata di Belanda.

Turis Belanda Nikmati Naik Becak di Semarang
Tribun Jateng/M Radlis
Warga negara Belanda menginap di Hotel Santika Premiere Kota Semarang, dan menaiki becak untuk berkeliling ke sejumlah destinasi wisata di Kota Semarang, Rabu (25/7/2018). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sebanyak 33 orang rombongan warga Belanda menginap di Hotel Santika Premiere Kota Semarang.

Kedatangan mereka ke Semarang merupakan hasil kerja sama Hotel Santika dengan penyelenggara wisata di Belanda.

Menurut Front Office Manager Hotel Santika Premiere Semarang, Denny S Nelwan mengatakan, 33 orang tersebut merupakan rombongan pertama asal Belanda yang menginap di Santika.

Rencananya, wisatawan Belanda lainnya juga akan datang ke Semarang pada Agustus, September dan Oktoner mendatang.

"Kerja sama dengan penyelenggara tour di Belanda sudah berlangsung bertahun-tahun," kata dia, Rabu (25/7).

Denny menjelaskan, kebanyakan turis Belanda yang datang ke Semarang karena alasan sejarah.

Menurutnya, sebagian dari mereka punya keterikatan sejarah dengan Kota Semarang. Misalnya, leluhur mereka pernah tugas ataupun lahir di Kota Lunpia.

"Kehadiran mereka jelas menambah okupansi Santika. Namun yang jelas, juga mengenalkan obyek wisata Kota Semarang ke wisatawan macanegara," tambahnya.

Di sisi lain, sebagai bagian servis pada tamu dari Belanda itu, Santika menggelar city tour ke destinasi wisata di Kota Semarang, yakni Kelenteng Sam Poo Kong, Kota Lama dan Lawang Sewu.

Uniknya, lanjut Denny, turis itu diantar menggunakan becak.

Seorang turis, Berg mengatakan, selain mengunjungi destinasi wisata di Kota Semarang, ia juga ingin merasakan sensasi naik becak.

Baginya dan turis Belanda lainnya, becak merupakan transportasi yang sangat unik dan telah terkenal di negerinya.

"Ini hari pertama saya di Kota Semarang dan Kotanya sangat bagus. Saya interest," ujar dia kemarin. (*)

Penulis: muh radlis
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help