Teka-teki Sel Palsu Setya Novanto dan Kejanggalan Saat Sidak Mata Najwa

Setya Novanto disebut-sebut menempati sel nomor 2 dan 3 blok timur Lapas Sukamiskin.

Teka-teki Sel Palsu Setya Novanto dan Kejanggalan Saat Sidak Mata Najwa
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Najwa Shihab ok 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Sel yang ditempati Setya Novanto dan M Nazaruddin terlihat mencurigakan saat disidak, sehari setelah OTT Kalapas Sukamiskin. Menkumham Yasonna Laoly memastikan sel keduanya palsu alias bukan sel yang sebenarnya mereka tempati.

Kondisi sel Novanto dan Nazaruddin disorot Najwa Shihab dan tim Mata Najwa dalam sidak Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas). Saat sidak, kondisi sel keduanya sederhana, berbeda dari sel beberapa narapidana lain yang lebih mewah.

Di sel Novanto, tidak ada alat elektronik ataupun barang mewah di dalamnya. Terlihat ada beberapa tambalan semen pada dinding. Terlihat juga instalasi pipa air yang menonjol keluar.

Terdakwa kasus korupsi pengadaan KTP elektronik Setya Novanto mendengarkan keterangan saksi saat menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (8/3/2018). Sidang tersebut beragendakan mendengarkan keterangan saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Terdakwa kasus korupsi pengadaan KTP elektronik Setya Novanto mendengarkan keterangan saksi saat menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (8/3/2018). Sidang tersebut beragendakan mendengarkan keterangan saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Ada pula parfum wanita merek Victoria's Secret di sel Novanto. Selain itu, stiker identitas nama Setya Novanto di papan informasi napi berbeda dengan napi lainnya. Ada pula stiker nama Setya Novanto yang tampak baru di daftar list tahanan Lapas Sukamiskin.

Setya Novanto disebut-sebut menempati sel nomor 2 dan 3 blok timur Lapas Sukamiskin. Dua kamar tersebut telah dibongkar sehingga kini berukuran besar dibanding kamar lainnya.

Saat sidak bersama Dirjen Pemasyarakatan, Sri Puguh Budi Utami dan Tim Mata Najwa mendapati Setya Novanto ada di kamar nomor 29. Novanto tersenyum saat disidak oleh Dirjen PAS dan Tim Mata Najwa. Ia juga mengaku sedang membaca Alquran.

"Mencurigakan memang kalau dari situ, satu melengketkan nama di situ mesti sudah permanen karena beliau sudah lama di situ," kata Menkumham Yasonna Laoly, Kamis (26/7).

Sementara itu, sel Nazaruddin berbeda dengan saat disidak 5 tahun lalu. Kamar mandinya tidak terawat dan ditemukan produk bayi di sel tersebut. Menkumham Yasonna pun memastikan dua sel tersebut adalah palsu. "Itu bukan sel Nazaruddin dan sel Setya Novanto," kata Yasonna.

Menteri Hukum dan HAM: Yasonna H Laoly, diperkenalkan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (26/10/2014).
Menteri Hukum dan HAM: Yasonna H Laoly, diperkenalkan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (26/10/2014). (TRIBUN NEWS / DANY PERMANA)

Menanggapi itu, politisi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu mengimbau KPK melakukan supervisi seluruh lapas di Indonesia, termasuk lapas bandar narkoba. Ia juga meminta agar Dirjen Pemasyarakatan Sri Puguh Budi Utami melakukan investigasi menyeluruh ke semua lapas. Hal itu penting untuk mengetahui ada tidaknya sel palsu seperti milik Setnov.

"Ya itu kita minta supaya Direktorat Jenderal Pemasyarakatan segera melakukan investigasi mengenai lapas, bukan hanya terhadap Lapas Sukamiskin tapi terhadap seluruh lapas," ujar Masinton.

Halaman
12
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help