Ganjar Perintahkan Perbaiki Fasilitas Ramah Difabel di Gedung-gedung Pemprov Jateng

banyak fasilitas di gedung-gedung milik pemerintah provinsi tak ramah bagi penyandang disabilitas.

Ganjar Perintahkan Perbaiki Fasilitas Ramah Difabel di Gedung-gedung Pemprov Jateng
Tribunjateng.com/Daniel Ari Purnomo
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo diwawancari usai Rapat Paripurna Istimewa di Gedung DPRD Jateng, Jalan Pahlawam Kota Semarang, Senin (30/7/2018). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menilai banyak fasilitas di gedung-gedung milik pemerintah provinsi tak ramah bagi penyandang disabilitas.

Tanpa menyebut contoh, dia memerintahkan semua kepala organisasi perangkat daerah (OPD) agar memperbaiki sejumlah fasilitas yang tak sesuai.

“Saya minta semua bangunan yang sedang dibangun atau kita persiapkan, kalau ada yang bisa mencicil di tempatnya masing-masing semua dibuatkan akses untuk penyandang disabilitas,” katanya.

Hal tersebut disampaikan Ganjar saat memimpin Rapat Koordinasi Pelaksanaan Operasional Kegiatan APBD Provinsi Jawa Tengah TA 2018 di Gedung B lantai V, Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (30/7) pagi.

Pria berambut putih itu bercerita, pernah didatangi komunitas disabilitas di rumah dinas, Puri Gedeh.

Mereka berbincang-bincang mengenai ramp atau jalur kursi roda di rumah dinas yang tak ramah bagi kaum difabel.

Sebagai informasi, derajat kemiringan ramp semestinya tidak lebih dari 7 derajat.

"Di rumah dinas saya juga sudah dibuat tapi rupanya ada catatan dari teman-teman penyandang disabilitas. Saat datang ke rumah saya ternyata belum responsif karena ukurannya ternyata tujuh derajat,” ujarnya.

Dirinya mengatakan fasilitas bagi penyandang disabilitas harus ditambah atau diperbaharui menggunakan teknologi yang lebih canggih.

Hal ini, lanjut Ganjar, mengingat Jawa Tengah mendapat penghargaan sebagai penggerak pengembangan kabupaten/kota layak anak (KLA) terbaik nasional.

Penghargaan itu dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Yohana Yembise beberapa waktu lalu.

"Sehingga kesadaran untuk menyediakan fasilitas-fasilitas bagi penyandang disabilitas harus lebih ditingkatkan, terutama dari pemerintah," imbuh dia. (*)

Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help