Keke Challenge Populer Karena Ada Motivasi Pamer Mobil

Membuat video “Keke Challenge” semakin digandrungi, setiap hari selalu ada video baru dari berbagai negara termasuk Indonesia.

Keke Challenge Populer Karena Ada Motivasi Pamer Mobil
KOLASE TRIBUN JATENG
Artis-artis yang ikut Kee Kee Dance Challenge 

TRIBUNJATENG.COM, DEPOK - Membuat video “Keke Challenge” semakin digandrungi, setiap hari selalu ada video baru dari berbagai negara termasuk Indonesia.

Banyak yang terhibur, meskipun aksi itu dinilai Polri berbahaya karena orang yang duduk di bangku penumpang bagian depan keluar lalu menari, sementara pengemudi merekam sambil mengemudi pelan.

Pengamat media sosial dari Komunikonten, Institut Media Sosial dan Diplomasi mengatakan bahwa “Keke Challenge” disukai karena memang masyarakat utamanya anak muda suka tantangan.

"Anak muda cenderung lebih melaksanakan tantangan ketimbang ajakan.  Jika seorang Kepala Daerah mengatakan : saya tantang kalian untuk menciptakan lagu tentang daerah kita, maka potensi akan dikerjakan lebih besar ketimbang Kepala Daerah itu mengatakan saya mengajak kalian," ujarnya dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Senin (30/7/2018)

 Selain itu Hariqo menambahkan,  “Keke Challenge” populer salah satunya karena motivasi pamer mobil, meskipun dalam banyak video merek kendaraannya tidak diperlihatkan oleh si pengambil tantangan Kiki Challenge.

 Sebagai “perlawanan” atas bentuk pamer ini, ada yang membuat video “Keke Challenge” menggunakan bajaj, angkutan umum, bahkan sepeda motor, bahkan ada yang tidak menggunakan kendaraan sama sekali.

“Niatnya ingin berbeda, namun sebenarnya ini kreatifitas yang bisa juga disebut pemberontakan,” ujarnya.

“Dalam menyikapi sesuatu yang viral di internet, ada yang mencontoh persis seperti yang dilakukan banyak orang, ada juga yang kreatif. Jadi sisi positif dari berbagai tantangan ini adalah melatih orang berfikir kreatif dalam membuat konten.

Tantangan untuk membuat video di media sosial akan banyak dilakukan orang jika tantangan itu memenuhi beberapa kriteria, di antaranya: unik, lucu, menghibur, melibatkan aktivitas fisik. Semakin unik, semakin ekstrim,  menghibur akan semakin digemari,” tambah Hariqo.

Yang perlu diwaspadai adalah tantangan yang sifatnya tertutup serta terbatas, misalnya tantangan yang hanya diedarkan dalam satu komunitas.

Halaman
12
Penulis: galih permadi
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved