Untuk Kebutuhan Industri Otomotif, SMK Yasemi Karangrayung Luncurkan Program Tefa

Untuk kebutuhan industri otomotif, SMK Yasemi Karangrayung, Kabupaten Grobogan luncurkan Program Teaching Factory (Tefa)

Untuk Kebutuhan Industri Otomotif, SMK Yasemi Karangrayung Luncurkan Program Tefa
ISTIMEWA
Penyematan medali emas siswa SMK Yasemi Karangrayung dalam peluncuruan program Tefa beberapa waktu lalu 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dhian Adi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, GROBOGAN - Untuk menghasilkan lulusan sesuai dengan kebutuhan industri otomotif, SMK Yasemi Karangrayung, Kabupaten Grobogan luncurkan Program Teaching Factory (Tefa) untuk jurusan Teknik Bisnis Sepeda Motor (TBSM) di sekolahnya pada beberapa waktu yang lalu.

Saat dikonfirmasi, Kepala SMK Yasemi, Dian Anggoro mengatakan program tefa atau lebih akrab dikenal pabrik dalam sekolah itu akan membentuk siswa untuk siap berkerja sesuai dengan keinginan industri saat ini.

"Dengan Program ini, tidak hanya menambah kualitas para siswa untuk siap berkerja di industri saat ini, bahkan guru pun dapat lebih produktif dengan memberikan pengajaran yang terstruktur dan sistematis sesuai kurikulum industri saat ini.” ujarnya, Selasa (31/7).

Ia mengatakan dalam program itu siswanya yang mengikuti program itu dibina langsung oleh perusahaan otomotif sehingga menyesuaikan dengan kurikulum, kebutuhan dan materi dari perusaahaan otomotif tersebut.

"Dalam acara itu juga dilakukan Penyematan 11 medali emas kepada siswa kami atas kesuksesannya di kejuaraan pencak silat se wilayah Jawa dan Bali 2018," jelasanya

Disisi lain Kepala Balai Pengendali Pendidikan Menengah dan Khusus (BP2MK) Wilayah I Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah, Bagus Surjanto menuturkan bahwa hadirnya program Tefa ini pihak sekolah harus menyediakan sarana prasarana yang sesuai dengan kurikulum indusrtri saat ini hingga peningkatan kompetensi dari guru.

"Ini merupakan terobosan dari SMK Yasemi dalam penerapan kurikulum Teknik Bisnis Sepeda Motor. Hal Itu akan menyinkronisasikan kurikulum nasional dan kurikulum perusahaan otomotif di pembelajaran teknik bisnis Sepeda Motor Sekolah itu,” pungkasnya.(*)

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved