Dinkes Sukoharjo Targetkan Tak Ada Kasus TB Pada 2035

Untuk mencapai target tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo membentuk kader kesehatan di setiap Desa

Dinkes Sukoharjo Targetkan Tak Ada Kasus TB Pada 2035
net
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bare Kingkin Kinamu

TRIBUNJATENG.COM, SUKOHARJO - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo, Nasaruddin, mengatakan pada 2035 tidak ada lagi kasus Tuberkulosis (TB) di wilayah Sukoharjo.

Nasaruddin mengatakan saat acara Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Tawangmangu, Sabtu (28/7/2018).

"Kami targetkan, 2035 Sukoharjo bebas Tuberkulosis," jelasnya.

Untuk mencapai target tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo membentuk kader kesehatan di setiap Desa.

"Kader-kader kesehatan ini mendatangi tiap warga mencari penderita TB dengan cara mengecek kesehatan rutin, kita deteksi dini. Sehingga dari sana jika ditemukan warga saspek TB bisa diobati sedini mungkin," jelas Nasaruddin.

Dari keterangan Nasaruddin, semakin banyak temuan sejak dini penyakit TB, ini menjadi faktor positif. Sehingga jika temuan banyak, pada 2035 warga Sukoharjo bisa hebas Tuberkulosis.

Selain melalui kader-kader kesehatan, langkah untuk mewujudkan Sukoharjo bebas Tuberkulosis yakni dengan sosialiasi kepada para tokoh masyatakat dan agama.

"Dari tokoh masyatakat dan agama mereka juga kami imbau untuk menyosialiasikan terkait Tb, sehingga warga tergerak untuk melakukan periksa kesehatan sejak dini," jelas Nasaruddin. Kepala Dinkes Jateng dr. Yulianto Prabowo, M.Kes seminggu lalu juga mengungkapkan terkait penyakit Tb.
"di Indonesia penyakit TB adalah penyakit menular yang paling banyak menyebabkan kematian. Proses penularannya terhadap orang lain, sangat ditentukan dari banyaknya kuman yang keluar dari penderita," jelas Yulianto.

Ia berharap masyarakat segara memeriksakan diri sejak dini.

" TB bisa diobati dan disembuhkan, jika ditangani dengan baik dan tepat," imbuhnya.

Periksa kesehatan ini merupakan satu kegiata Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). (*)

Penulis: Bare Kingkin Kinamu
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help