Lewat Film Serendipity, Maxime Ingin Orang Berpikir Dua Kali Sebelum Membully

Lewat film ini, salah satu pemeran, Maxime Bouttier, mengajak masyarakat berpikir dua kali sebelum melakukan aksi bully.

Lewat Film Serendipity, Maxime Ingin Orang Berpikir Dua Kali Sebelum Membully
Tribun jateng/akbar hari mukti
Maxime Bouttier dan Mawar Eva de Jongh saat meet and greet di Solo, Sabtu (4/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Film Serendipity akan tayang di bioskop-bioskop di Indonesia, 9 Agustus 2018 mendatang.

Lewat film ini, salah satu pemeran, Maxime Bouttier, mengajak masyarakat berpikir dua kali sebelum melakukan aksi bully.

Ditemui di meet and greet di Solo Paragon Mall, Sabtu (4/8/2018), Maxime menjelaskan bila film ini merupakan film yang tak hanya bicara soal cinta. Tetapi, juga ada pesan anti bullying di dalamnya.

"Jangan sampai ada aksi bully deh di manapun," katanya.

Menurutnya saat ini nyaris di semua lini terdapat aksi bully. Yang paling banyak adalah aksi senioritas di mana senior membully juniornya.

"Jadi jangan sampai ada bully di sekolah maupun di mana saja. Harus berani speak up," ujar dia.

Ia berharap lewat film ini, masyarakat dapat berpikir dua kali sebelum membully orang. Pasalnya, memang aksi bully tak bisa dihindari.

Cara mencegah, katanya, adalah saat korban bisa berkata jujur dan berani melaporkan hal tersebut kepada mereka yang berwenang.

"Saya pikir film ini asik untuk ditonton keluarga. Menjadi materi pendidikan tambahan dari orang tua ke anaknya," ujarnya.

Maxime di film ini berperan sebagai Gibran.

Sedangkan pemeran lainnya, Mawar Eva de Jongh menceritakan perannya sebagai Rani, seorang lady escort.

Sosok Rani menurutnya adalah gadis SMA yang terpaksa mendampingi dan melayani pengusaha dan pria hidung belang demi membayar hutang-hutang ayahnya.

"Peran Rani ini dia seorang seorang Lady Escort, aku sendiri belum pernah lihat yang kaya gituan," katanya.

Menurutnya pengambilan gambar dilakukan di Jakarta maupun Bandung. Shooting dilakukan selama 2 Minggu. (Ahm)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: m nur huda
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved