Plt Bupati Berharap Masa Keemasan Bawang Putih Tuwel di Kabupaten Tegal Kembali Terulang

Sebab, hasil panen bawang putih kini dijamin terjual oleh pihak ketiga yang ikut bermitra

Plt Bupati Berharap Masa Keemasan Bawang Putih Tuwel di Kabupaten Tegal Kembali Terulang
Tribunjateng.com/Akhtur Gumilang

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Plt Bupati Tegal, Umi Azizah berharap produk bawang putih tuwel  bisa bangkit kembali.

Bawang putih yang ditanam di Desa Tuwel dan Rembul, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal itu sempat mengalami masa keemasan pada tahun 1983 hingga 1991.

Kala itu, Kabupaten Tegal menjadi penghasil bawang putih terbesar di Indonesia.

Namun, Umi yang merupakan warga asli Bojong itu menceritakan, pada tahun 1991 - 2004, para warga mulai malas bertani karena tanah yang dipakai akhirnya jenuh dan tidak berfungsi dengan baik dan maksimal.

"Saya asli sini, makanya saya suka nyabut-nyabut bawang putih yang sedang panen. Saat masa kejenuhan tanah itu, para petani mulai malas bercocok tanam sehingga produksi sangat lesu drastis," ungkap Umi sembari mengingat.

Saat itu, kata Umi, mulai banyak petani yang beralih profesi dan tak sedikit yang menganggur karena beberapa kali hasil panen bawang putih anjlok dan mutunya tidak bagus.

Namun sejak Bank Indonesa (BI) Tegal ikut bekerjasama pada tahun 2014 melalui program kluster, para Petani mendapat bantuan bibit bawang putih unggulan secara cuma-cuma.

Menurut Umi, manfaatnya pun kini dirasakan oleh warga Bojong, khususnya bagi para petani yang sebelumnya melesu karena jenuhnya tanah.

"Akhirnya, manfaat budidaya bawang putih tuwel bisa dirasakan, minimal untuk warga sekitar. Meski belum sampai target swasembada, semoga upaya ini bisa menyejahterakan seperti dulu," kata Umi kepada Tribunjateng.com, saat memanen di Desa Tuwel, Selasa (7/8/2018).

Halaman
12
Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help