Satpol PP Kabupaten Tegal Kembalikan 4 PGOT Ke Keluarganya

Satpol PP Kabupaten Tegal menggelar Operasi Penertiban Pengemis Gelandangan dan Orang Terlantar (PGOT)

Satpol PP Kabupaten Tegal Kembalikan 4 PGOT Ke Keluarganya
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Satpol PP Kabupaten Tegal Kembalikan 4 PGOT Ke Keluarganya 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tegal menggelar Operasi Penertiban Pengemis Gelandangan dan Orang Terlantar (PGOT) Senin (6/8/2018) malam di wilayah Kecamatan Slawi dan sekitarnya.

Kabid Tramtibum Satpoll PP Kabupaten Tegal, Susworo mengatakan, operasi PGOT menyasar sejumlah titik lokasi yang diduga menjadi tempat mangkal para PGOT.

Di antaranya kawasan sekitar rumah dinas Bupati, Komplek Ruko Slawi, Stasiun Slawi, Pasar Trayeman, dan sepanjang Jalan Dokter Soetomo, Slawi.

Operasi ini didasari Peraturan Daerah Kabupaten Tegal Nomor 7 tahun 2011 tentang Ketertiban Umum, khususnya pasal 40-45 tentang tertib sosial.

“Razia kali ini untuk menjaring para PGOT yang berkeliaran pada malam hari di wilayah Kota Slawi dan sekitarnya," ujar Susworo kepada Tribunjateng.com, Selasa (7/8/2018).

Dia menjelaskan, petugas berhasil menjaring empat PGOT di sejumlah tempat mulai dari Ruko Slawi hingga Pasar Banjaran, Jalan Raya Adiwerna, Adiwerna, Kabupaten Tegal.

“Hasil razia selanjutnya didata dan dilakukan assessment dan dikembalikan kepada keluarganya," ungkapnya.

Sebagian besar, para PGOT ini masih merupakan warga asli Kabupaten Tegal.

Susworo menambahkan, dalam melakukan razia, pihaknya tetap mengedepankan sisi kemanusiaan, sopan dan humanis.

Sebab, kata dia, mereka yang akan kita jaring pada hakekatnya adalah kaum duafa.

“Harapannya, dengan razia akan mewujudkan kota Slawi yang aman dan tentram serta bebas dari PGOT,” pungkasnya.(*)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help