BPBD Gelar Latgab, Ratusan Relawan Dibekali Kesiapsigaan dan Tangguh Bencana

Beberapa wilayah Kabupaten Batang masuk dalam daerah rawan bencana yaitu longsor dan banjir.

BPBD Gelar Latgab, Ratusan Relawan Dibekali Kesiapsigaan dan Tangguh Bencana
Tribun Jateng/Dina Indriani
Foto bersama para peserta latihan gabungan Penyelamatan Evakuasi dan Penanganan Pengungsi (PEPP) yang melibatkan ratusan relawan dari perwakilan Kodim 0736 Batang, Polres Batang dan relawan penanggulangan bencana Kabupaten Batang, selama dua hari di Aula Agrowisata PT. Pagilaran, Rabu (8/8/2018).  

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dina Indriani

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Beberapa wilayah Kabupaten Batang masuk dalam daerah rawan bencana yaitu longsor dan banjir.

Maka Pemerintah Kabupaten Batang melalui BPBD (Badan Penaggulangan Bencana Daerah) terus melakukan pelatihan evakuasi dan penanganan pengungsi kepada relawan baik ditingkat kecamatan maupun tingkat desa.

Hal ini untuk penguatan penanggulangan bencana agar setiap individu mampu menyelamatkan diri apabila terjadi bencana sehingga menjadi masyarakat tangguh bencana.

Satu di antaranya latihan gabungan Penyelamatan Evakuasi dan Penanganan Pengungsi (PEPP) yang melibatkan ratusan relawan dari perwakilan Kodim 0736 Batang, Polres Batang dan pelawan penanggulangan bencana Kabupaten Batang yang dilakukan selama dua hari di area Agrowisata PT. Pagilaran.

Kegiatan ini juga diprakarsai oleh BPBD Provinsi Jawa Tengah yang juga diadakan di beberapa Kabupaten/Kota di Jawa Tengah.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Tengah Sarwa Pramana mengatakan, sangat mengapresiasikan relawan Kabupaten Batang yang diharpakan dapat terus memiliki integritas karena difinisi relawan adalah suka relawan yang bekerja secara ikhlas memabntu sesama.

"Pelaksanaan latihan gabungan ini melibatkan ratusan orang dari perwakilan Kodim 0736 Batang, Polres Batang dan Relawab Penanggulangan Bencana Kabupaten Batang," terang Sarwa Pramana

Apresiasipun di sampaikan oleh Kepala Pelaksana BPBD Jawa Tengah karena melibatkan disabilitas yang ikut dalam pelatihan gabungan PEPP.

" Mereka punya kemampuan dan kapasitas dan keinginan untuk bisa membantu dan bermanfaat bagi orang lain," tuturnya.

Kegiatan gabungan ini juga mendapatkan dukungan dan apresiasi oleh Wakil Bupati Batang, Suyono.

"Masyarakat harus bisa menjadi relawan penyelamatan diri sendiri keluarga dan lingkungan dengan mengikuti pelatihan penanggulangan bencana," tuturnya.

Dijelaskan juga oleh Suyono bahwa untuk penanggulangan bencana pemerintah sudah anggarkan melalui BPBD sebanyak Rp 1 miliar, dan apabila terjadi bencana dan anggaran tersebut kurang Pemkab sudah menyiapkan dana tak terduga untuk penanganan bencana.

"Pemkab Batang masih kekurangan alat pendetwksi dini bencana dan Peralatan dan Perlengkapan Unit-unit Penanganan Bencana Alam (Gempa, Kebakaran, Banjir, Tanah Longsor, sehingga kedepan harus kita prioritaskan karena Batang juga potensi bencana," pungkasnya. (din)


Penulis: dina indriani
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help