Home »

Solo

Internasional Gamelan Festival Digelar di Solo, Diramaikan Para Maestro Kesenian

Salah satu penampil yang rencananya memeriahkan event itu adalah grup Raditya Art Community (RAC)

Internasional Gamelan Festival Digelar di Solo, Diramaikan Para Maestro Kesenian
TRIBUN JATENG/AKBAR HARI MUKTI
Ilustrasi. Foto-Suasana latihan di pendapa ISI, Solo, Jumat (27/10/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Perhelatan Internasional Gamelan Festival (IGF) 2018 akan digelar di Kota Solo. Selama seminggu penuh, sejak Kamis (9/8/2018) besok hingga 16 Agustus mendatang sejumlah maestro kesenian dunia akan pentas di panggung IGF tersebut.

Salah satu penampil yang rencananya memeriahkan event itu adalah grup Raditya Art Community (RAC).

Grup musik dengan jumlah personel hingga 40 orang ini akan tampil pada 13 Agustus mendatang.

Mereka rencananya membawakan tiga tembang di antaranya 'Sindhenan Bedhaya Mangunsih', 'Ladrang Sri Katon', dan 'Karawitan Atari Lawung Kasenopaten'.

Komposer RAC, Djoko Daryanto menjelaskan saat tampil namti menggunakan seni karawitan gagtag keraton Surakarta. Tujuannya agar dapat mengenalkan karawitan tersebut ke kancah dunia.

"Tujuan kami untuk mengenalkan karawitan gagrag keraton Surakarta baik yang ber-genre klasik maupun yang sudah melalui proses pengembangan," ujarnya, Rabu (8/8/2018).

Ia berharap, penampilan grupnya dapat membuka pandangan masyarakat tentang Gamelan Ageng dan Gamelan Pakumartan khas Solo untuk menunjukkan produk karawitan dari Keraton Kasunanan adalah khasanah budaya yang perlu diapresiasi dan dikembangkan.

"Kecuali gamelan baku yang digunakan dalam upacara ada masih ada model-model gamelan yang belum banyak diketahui. Ini tugas kami untuk memperkenalkannya," terang Djoko.

Dirjen Kebudayaan Kemendikbud, Hilmar Farid menambahkan, akan ada 50 an lebih kelompok gamelan baik dalam maupun luar negeri serta belasan peneliti dan ahli gamelan hadir di IGF 2018. Adapun tema yang diusung adalah Galeman Homecoming.

"Tema ini diangkat untuk menciptakan arena mudik atau homecoming bagi kelompok gamelan yang telah berdiaspora di belahan dunia dan dalam beraneka corak perkembangan dan fungsi," terangnya.

Ia menjelaskan, pertunjukkan IGF 2018 digelar di sejumlah tempat di Solo.

Misalnya Benteng Vastenburg, ISI Solo, Balai Kota Solo, Taman Budaya Jawa Tengah, serta beberapa kawasan di Boyolali, Karanganyar, Sragen, Sukoharjo dan Wonogiri.

"Gelaran ini kerjasama Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Pemkot Solo," ujarnya. (*)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help