Komplotan Pencurian Motor yang Beraksi di Kawasan Kampus UNS Ditangkap. Inilah Modusnya

Kapolsek Jebres Kompol Juliana menjelaskan, komplotan ini memang seringkali beraksi di belakang Kampus UNS Solo

Komplotan Pencurian Motor yang Beraksi di Kawasan Kampus UNS Ditangkap. Inilah Modusnya
akbar hari mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Komplotan tersangka pencurian sepeda motor berhasil dibekuk Polsek Jebres. Dalam aksinya, komplotan ini sering beraksi di sekitaran kampus UNS, Kentingan, Jebres Solo.

Komplotan ini terdiri dari Maryono alias Kino (39) warga Semarang, Ade Pujiantoro (22) warga Palangkaraya, serta Agung Setiawan (24) warga Gayamsari, Semarang.

Dalam gelar perkara di Mapolsek Jebres, Selasa (7/8), Kapolsek Jebres Kompol Juliana menjelaskan, komplotan ini memang seringkali beraksi di belakang Kampus UNS Solo. Sasaran komplotan ini adalah motor para mahasiswa UNS.

"Mereka menyasar motor yang berada di kos-kosan," jelasnya.

Dalang dari komplotan ini, kata Kapolsek, adalah Kino yang merupakan residivis kasus yang sama. Sedangkan kedua rekan Kino bertindak sebagai joki yang bertugas membawa motor curian yang dibobol Kino.

"Jadi Kino ini pakai kunci T yang dibuat oleh dirinya sendiri," terangnya.

Menurut Kapolsek, tim Reskrim Polsek Jebres berhasil mengendus aksi komplotan ini selama dua minggu terakhir, di tiga lokasi di Jebres.

Menurut Kompol Juliana, aksi terakhir komplotan ini dilakukan pada 20 Juli 2018, di sebuah kos di Ngoresan, Jebres, Solo.

Di kos-kosan ini mereka berhasil mendapat sepeda motor jenis Yamaha Mio Sporty. Sedangkan untuk menjalankan aksinya, mereka membawa sarana yakni sepeda motor Yamaha Mio Sporty Merah nopol AD 6540 SZ.

"Setelah mahasiswa pemilik motor itu melapor, kami menyelidiki dan mengejar pelaku. Kino ditangkap terlebih dahulu pada Senin (6/8/2018), setelah itu kedua rekannya ditangkap pada hari yang sama," ujar dia.

Dari ketiga pelaku ini polisi menyita lima motor atas kejahatan yang dilakukan para tersangka. Yakni dua motor tersangka sebagai sarana dan tiga motor sebagai hasil pencurian.

"Ketiganya dijerat Pasal 363 tentang Pencurian dengan Pemberatan dan terancam hukuman tujuh tahun penjara," ujarnya.

Sementara Kino mengaku terpaksa mencuri motor karena membutuhkan uang. "Saya butuh uang. Saya menganggur lama," ujarnya. (*)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved