Anak Tukang Es Krim Keliling Jadi Polwan, Sang Ayah: Tidak Dipungut Biaya Apa pun

Dalam pengumuman, Sistiana dinyatakan lulus seleksi dan masuk mengikuti pendidikan di Sekolah Polisi Wanita, Jakarta.

Anak Tukang Es Krim Keliling Jadi Polwan, Sang Ayah: Tidak Dipungut Biaya Apa pun
HUMAS POLRES PURBALINGGA
Sugeng Siswanto dan istri menunjukkan foto Nendriana Sistia di depan rumahnya di Desa Karangduren, Kecamatan Bobotsari, Purbalingga, Jawa Tengah, Kamis (9/8/2018). 

Laporan Humas Polres Purbalingga

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Terlahir dari keluarga sederhana, tak menyurutkan niat Nendriana Sistia Kusuma (19) mendaftar menjadi polisi wanita (Polwan).

Berkat kerja keras serta ketekunan, cita-cita warga Desa Karangduren, Kecamatan Bobotsari, Purbalingga, Jawa Tengah, ini akhirnya terwujud.

Nendriana adalah putri Sugeng Siswanto (43) warga RT 2 RW 6 Karangduren.

Sehari-hari berjualan es krim keliling di sekolah-sekolah di Kecamatan Bobotsari.

Sugeng saat ditemui, Kamis (9/8/2018), mengaku bangga dan bersyukur anak pertamanya bisa diterima menjadi Polwan.

Semangat dan usaha keras anaknya membuat harapan menjadi seorang polwan dapat terwujud.

Nendriana sekarang tengah menjalani pendidikan di Sekolah Polisi Wanita, Jakarta.

"Apa yang ditakutkan selama ini dengan informasi yang beredar bahwa untuk menjadi polwan harus mengeluarkan uang banyak tidak terbukti. Anak saya bisa diterima menjadi polwan tanpa dipungut biaya apa pun," kata Sugeng.

Dia menuturkan, anak pertamanya itu mempunyai niat mendaftar polisi sejak duduk di kelas 3 SMK Negeri 1 Purbalingga.

Halaman
123
Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved