Disosialisasikan Melalui Germas, Begini Cara Tekan Angka Kematian Ibu Melahirkan

Ke depannya, kualitas kelas ibu hamil di Puskesmas harus diperbaiki lagi dari sekarang

Disosialisasikan Melalui Germas, Begini Cara Tekan Angka Kematian Ibu Melahirkan
huffingtonpost.com
Ilustrasi ibu hamil. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bare Kingkin Kinamu

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wonogiri memiliki nilai angka kematian paling kecil se-Jawa Tengah.

Hal tersebut diungkapkan saat pemaparan evaluasi oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, dr Yulianto Prabowo, MKes di Hotel Petra yang berlangsung mulai Rabu 8/8/2018 hingga 9/8/2018.

Yulianto mengapresiasi capaian Dinas Kesehatan Wonogori.

"Cara untuk menekan angka kematian ibu hamil itu harus hidup sehat. Makan dengan asupan gizi yang cukup, sayur dan buah yang cukup," tutur Yulianto.

Ia menjelaskan untuk menekan angka kematian, di setiap Puskesmas sudah ditekankan untuk melakukan kelas ibu hamil.

"Di Wonigiri ini sudah bagus untuk kelas ibu hamil yang digunakan untuk mengedukasi mereka," paparnya.

Kepada Tribunjateng.com, Yulianto menjelaskan jika pola hidup masyarakat dan pola pikirnya harus dirubah.

Seperti, ibu hamil yang dianggap akan melahirkan bayi dengan bayi berbau amis jika mengonsumsi telur dan ikan laut.

"Ini biasanya orang-orang tua yang melarang anak-anak mereka saat hamil untuk makan yang amis-amis, padahal di makanan tersebut mengandung banyak gizi yang diperlukan ibu hamil. Itulah pola pikir yang harus dirubah," jelasnya.

Ke depannya, kualitas kelas ibu hamil di Puskesmas harus diperbaiki lagi dari sekarang.

"Kita harus mengedukasi masyarakat, bidan desa juga harus kita edukasi, hingga dokter rumah sakit supaya responnya cepat dalam menangani ibu hamil. Melalui evaluasi ini, kita perbaiki semua dari hulu hingga hilir," pungkasnya. (*)

Penulis: Bare Kingkin Kinamu
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help