Kemenkes Sebut Germas Jadi Solusi Terbaik Untuk Cegah Stunting

Data Kementerian Kesehatan RI di tahun 2017 menyebutkan ada 9 juta anak menderita stunting

Kemenkes Sebut Germas Jadi Solusi Terbaik Untuk Cegah Stunting
tribunjateng/fajar eko nugroho

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bare Kingkin Kinamu

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Mengurangi angka stunting dan mencegah terjadinya stunting menjadi satu di antara beberapa fokus pemerintah untuk membentuk generasi Indonesia sehat.

Menindak lanjuti hal ini, Kepala Seksi Penyebarluasan Informasi Kesehatan Kemenkes, Dra Pimanih, MKes, ikut menyosialisasikan kepada masyarakat di Pangkah, Slawi, Selasa (7/8/2018).

"Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) ini menjadi landasan utama yang bagus untuk mencegah terjadinya stunting," jelas Pimanih.

Data Kementerian Kesehatan RI di tahun 2017 menyebutkan ada 9 juta anak menderita stunting.

"Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita, akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan dari bayi di dalam kandungan sampai usia 2 tahun. Sehingga, perkembangan anak pada usianya lambat. Kondisi kekurangan gizi sudah terjadi sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal setelah lahir," jelasnya saat sosialisasi di Gedung Dwi Praja Pangkah.

Edukasi kepada masyarakat merupakan langkah yang perlu dilakukan, selain mengedukasi bagaimana cara untuk hidup sehat kepada ibu hamil.

Kementerian Kesehatan juga menegaskan asupan gizi ibu hamil menjadi hal penting yang harus diperhatikan.

"Mengenai stunting ini, tidak hanya masalah gizi saja yang harus terpenuhi, namun lingkungan juga berpengaruh. Kemenkes menemukan kasus, gizi sudah tercukupi, namun air di lingkungang masyarakat tidak sehat, tidak ada air bersih, dan sanitasi tidak layak," jelasnya.

Akibat dari lingkungan yang kurang baik itu, anak-anak sering sakit.

Hidup sehat menjadi cara penting untuk mencegah terjadinya stunting dan penyakit lainnya.
Masyarakat harus sadar betul melakukan pola hidup sehat. (*)

Penulis: Bare Kingkin Kinamu
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help