Siswa SD dan SMP se Jateng Ikuti Kompetisi Matematika Internasional di SD Al-Azhar Semarang

Klinik Pendidikan MIPA (KPM) gelar Australian Mathematic Competition (AMC) secara serentak di Indonesia.

Siswa SD dan SMP se Jateng Ikuti Kompetisi Matematika Internasional di SD Al-Azhar Semarang
Tribunjateng/Alaqsha Gilang Imantara
Siswa -siswi ikuti kompetisi Matematika Internasional Australia di ruang kelas, SD Al Azhar, pada pukul 15.00 Kamis (9/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Alaqsha Gilang Imantara

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Klinik Pendidikan MIPA (KPM) gelar Australian Mathematic Competition (AMC) secara serentak di Indonesia.

Satu di antaranya di Semarang yaitu SD Al Azhar pada pukul 14.00 - 16.00, Kamis (9/8).

Kompetisi diikuti oleh pelajar kelas 3 SD hingga 12 SMA. Pada pukul 14.00 - 15.00 peserta daftar ulang terlebih dahulu. Setelah itu, pukul 15.00 - 16.00 siswa mengerjakan soal di ruang kelas SD Al - Azhar.

Dengan adanya AMC, peserta tidak perlu ke luar negeri untuk mengikuti kompetisi matematika. Peserta mendapat sertifikat Internasional dan disediakan soal dengan dua bahasa, bahasa Inggris dan Indonesia.

Menurut pengurus KPM, Agus Sugito, saat ditemui di ruang kepala Sekolah, Kamis (9/8) konsep penyelenggaraan AMC terbagi ke beberapa negara-negara, kemudian di Indonesia dibagi ke beberapa kota. Satu diantaranya di Kota Semarang yaitu SD Al Azhar dengan 78 peserta.

"Ada peserta yang menyelenggarakan dari sekolah masing-masing, karena dia mengikutkan banyak sekali peserta. Pendaftaran lomba sejak Februari 2018 dengan biaya pendaftaran sebesar Rp 180 ribu," ucap Kepala SMP Al Azhar 23 itu.

Dia mengungkapkan, mungkin sebagian besar peserta ada yang mengatakan mahal, namun sebenarnya itu murah karena dibandingkan harus datang ke Australia.

"Kendalanya yaitu beberapa siswa yang sudah mendaftar tidak mendapatkan izin dari sekolah untuk ikut kompetisi karena hari kamis hari aktif sekolah dan waktunya belum pulang sekolah. Namun, memang sudah menjadi tradisi setiap tahunnya AMC diselenggarakan di hari Kamis."jelasnya.

Dia berharap, anak - anak bisa lebih banyak yang mengikuti kompetisi karena ini sudah menjadi agenda tahunan. Anak-anak lebih banyak yang punya kesempatan kompetisi ini karena peserta tidak harus datang ke negara penyelenggara. Jika pesertanya banyak, tempatnya bisa di sekolah masing-masing.

Halaman
12
Penulis: Alaqsha Gilang Imantara
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help