Pemilu 2019

13 Bacaleg di Solo Gagal

13 Bacaleg dari 483 orang yang mendafrarkan diri ke KPU Solo gagal nyaleg. Mereka tak memenuhi syarat administrasi.

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - 13 Bacaleg dari 483 orang yang mendafrarkan diri ke KPU Solo gagal nyaleg.

Mereka gagal karena tak memenuhi syarat administrasi.

Adapun, 13 bacaleg ini berasal dari enam parpol peserta pemilu yang sebelumnya dinyatakan lolos verifikasi.

Komisioner KPU Kota Solo Divisi Hukum, Nurul Sutarti mengatakan, secara umum dari 14 parpol yang dinyatakan sudah terverifikasi semuanya dapat meloloskan wakilnya.

Tapi ada enam parpol yang bacalegnya dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) atau gagal nyaleg.

"Ada parpol yang 100 persen bacalegnya lolos, ada yang tidak sepenuhnya. Dari 14 parpol yang tedaftar di KPU, enam parpol ada yang bacalegnya dinyatakan TMS," ungkap dia, Jumat (10/8/2018).

Nurul merinci, enam parpol itu di antaranya Gerindra dan PBB masing-masing dua bacalegnya gagal nyaleg, Nasdem enam bacaleg, serta Perindo, PAN dan Hanura satu bacaleg.

Penyebab bacaleg tak lolos nyaleg, menurutnya mayoritas terganjal syarat ijasah, khususnya jenjang SMA sederajat.

Ia memaparkan tak sedikit bacaleg tak menyertakan ijasah SMA meski menyertakan ijasah Perguruan Tinggi.

"Aturannya ijasah SMA wajib disertakan mesti lulus S1 atau D3. Ada beberapa yang bilang ijasah SMA hilang," jelas dia. (*)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help