Destinasi Jateng-Kemah Kekinian di Glamping Coffee Camp Kampoeng Kopi Banaran, Fasilitas Lengkap

Ida Pratiwi (41) warga Ampel Kabupaten Boyolali menyatakan, tak pernah bosan ketika berkunjung ke kompleks wisata agro Kampoeng Kopi Banaran

Destinasi Jateng-Kemah Kekinian di Glamping Coffee Camp Kampoeng Kopi Banaran, Fasilitas Lengkap
Tribunjateng.com/Deni Setiawan
Petugas Kampoeng Kopi Banaran mempersiapkan beberapa kebutuhan yang hendak digunakan tamu Glamping Coffee Camp. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Pernahkah kamu berkemah di antara hamparan luas perkebunan kopi serta secara mudahnya memperoleh pemandangan pegunungan di depan mata? Jika belum dan masih bingung akan menghabiskan akhir pekan di mana, mungkin di lokasi ini patut dicoba.

Glamping Coffee Camp. Destinasi wisata yang bisa dikatakan terbaru dan belum ada di tempat lainnya ini berada di kompleks Wana Wisata Agro Kampoeng Kopi Banaran Jalan Raya Bawen-Solo Km 1,5 Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang.

Destinasi yang terletak di ketinggian sekitar 600 meter di atas permukaan air laut (Mdpl) serta di luasan sekitar 1.000 meter persegi tersebut menawarkan sensasi berkemah zaman now. Lokasinya berada tepat di kompleks Banaran 9 Resort atau berjarak sekitar 1 kilometer dari gerbang masuk Kampong Kopi Banaran.

“Apabila menginap di villa atau resort tentu sudah biasa. Ini kami tawarkan suasana yang berbeda untuk keluarga. Bahkan, mereka yang akan berkemah di sini, dijamin tidak akan kerepotan,” kata General Manager Kampoeng Kopi Banaran Widya Banu Aji.

Ditemui Tribunjateng.com, Jumat (10/8/2018), Banu membeberkan, beragam fasilitas diberikan kepada keluarga atau pengunjung yang akan menikmati sensasi Glamping Coffee Camp tersebut. Di antaranya wellcome drink dan kudapan, perlengkapan mandi, barbeque, api unggun, sarapan (makan pagi), hingga fasilitas pendukung lainnya.

“Bahkan, meskipun berada di tenda masih bisa seakan-akan sedang beristirahat di sebuah penginapan. Alas tidur di dalam tenda tersebut kami sediakan springbed seukuran dengan tenda. Kapasitas 1 tenda untuk 1 keluarga --bapak, ibu, dan anak--,” tuturnya.

Saat terbangun dari istirahat pada pagi hari, lanjutnya, secara otomatis bisa menatap langsung hamparan deretan pegunungan seperti Gunung Merbabu, Gunung Andong, Gunung Telomoyo, Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, hingga Pegunungan Kelir.

“Terlebih di cuaca seperti saat ini --Agustus 2018-- yang cerah. Hamparan luas Danau Rawapening juga sangat terlihat jelas. Apabila hendak melihat aktivitas petik kopi pun bisa. Sebab lokasinya berada di antara perkebunan kopi robusta,” ucap Banu.

Dia menyampaikan, apabila masyarakat --pengunjung-- tertarik untuk merasakan sensasi berkemah cara zaman now tersebut, mereka cukup reservasi --menghubungi-- Bagian Front Office Kampoeng Kopi Banaran di nomor 0298 3429053 atau Marketing Banaran 9 Resort and Spa di nomor 08112721771.

“Harga yang kami tawarkan Rp 500 ribu per malam per tenda. Tanpa reservasi bisa atau jika hendak datang secara langsung. Namun kami sarankan datang pada siang hari untuk kami siapkan seluruh kebutuhannya terlebih dahulu,” ucap Banu.

Terpisah, Ida Pratiwi (41) warga Ampel Kabupaten Boyolali menyatakan, tak pernah bosan ketika berkunjung ke kompleks wisata agro Kampoeng Kopi Banaran. Sebab, selalu ada hal baru yang ditawarkan. Seperti Sky View Kampoeng Kopi Banaran beberapa bulan terakhir lalu.

“Hampir tiap sebulan sekali saya bersama keluarga berakhir pekan di sini --Kampoeng Kopi Banaran-- dan tidak ada bosannya. Di seluruh wahana sudah dicoba, termasuk yang paling baru atau terupdate. Sekarang ada informasi fasilitas Glamping Coffee Camp. Mungkin tidak lama lagi akan kami coba. Tadi baru sekadar tanya-tanya dahulu,” ucap ibu dua anak itu. (deni setiawan)

Penulis: deni setiawan
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help