Idul Adha 2018 - Bolehkan Berkurban untuk Orang yang Sudah Meninggal? Simak Penjelasannya!

Sebuah riwayat hadist menyebutkan jika darah hewan kurban akan sampai di sisi Allah bahkan sebelum menetes ke tanah

Idul Adha 2018 - Bolehkan Berkurban untuk Orang yang Sudah Meninggal? Simak Penjelasannya!
IST
Ilustrasi 

Anak turunnya wajib menyembelih meskipun saat dirinya sendiri belum pernah berkurban untuk dirinya.

Disebutkan dalam kitab ‘Al Muwattho’ dan selainnya bahwa Sa’ad bin Ubadah pergi menemui Nabi SAW dan berkata kepadanya, ”Sesungguhnya ibuku berwasiat, beliau (ibuku) mengatakan, ’Hartanya harta Saad dan dia meninggal sebelum menunaikannya.’ Kemudian Sa’ad mengatakan, ’Wahai Rasulullah apakah jika aku bersedekah baginya akan bermanfaat untuknya? Beliau saw menjawab. ’Ya.”

Sebab jika tidak dilaksanakan orang yang bernazar atau wasiat masih mempunyai tanggungan walaupun telah meninggal.

3. Sebagai Sedekah

Pada poin ini terdapat perbedaan pendapat dari beberapa ulama.

Yang pertama memperbolehkan kurban dengan niat sedekah kepada orang yang telah meninggal.

Sebagian ulama menganggap ini sebagai hal baik dan pahalanya bisa sampai kepada mayit, sebagaimana sedekah atas nama mayit (Fatwa Majlis Ulama Saudi no. 1474 & 1765).

Para ulama Hanafi dan Hambali berpendapat, diperbolehkan berkurban untuk orang yang sudah meninggal.

Seakan-akan almarhum berkurban untuk orang yang masih hidup dan bisa memakannya, sedangkan pahalanya bagi si mayat (Al Fiqhul Islami Wa Adillatuhu, juz IV hal.2743 - 2744).

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah berkata : “Diperbolehkan menyembelih qurban bagi orang yang sudah meninggal sebagaimana diperolehkan haji dan shadaqah untuk orang yang sudah meninggal. Menyembelihnya di rumah dan tidak disembelih kurban dan yang lainnya di kuburan” [Majmu Al-Fatawa (26/306)].

Halaman
1234
Editor: muslimah
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help