Tarif Tiket Kereta Cuma Rp 73 Ribu, Ini Caranya Ikut Promo Merdeka PT KAI Daop 4

Ada tarif khusus sebesar Rp 73 ribu di sejumlah perjalanan kereta api (KA) komersial jarak jauh dan menengah.

Tarif Tiket Kereta Cuma Rp 73 Ribu, Ini Caranya Ikut Promo Merdeka PT KAI Daop 4
TRIBUN JATENG/F ARIEL SETIAPUTRA
Penumpang bersiap naik kereta di Stasiun Tawang Semarang, Senin (18/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Rahdyan Trijoko Pamungkas

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Menyemarakkan HUT ke-73 Republik Indonesia, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop 4) memberi beragam promo perjalanan kereta.

Manager Humas Daop 4, Suprapto, mengatakan ada tarif khusus sebesar Rp 73 ribu di sejumlah perjalanan kereta api (KA) komersial jarak jauh dan menengah.

Tarif khusus diberlakukan untuk keberangkatan 13 Agustus, 14 Agustus, 15 Agustus, 27 Agustus, 28 Agustus, 29 Agustus, dan 30 Agustus.

"Terdapat tujuh perjalanan kereta api di wilayah PT KAI Daop 4 Semarang yang memberlakukan tarif Promo Merdeka. Setiap perjalanan diberikan kuota rata-rata 17 tempat duduk setiap kelas gerbong kereta, yakni eksekutif, bisnis, dan ekonomi," terang Suprapto dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Kamis (9/8/2018).

Suprapto mengatakan tujuh perjalanan kereta api tersebut adalah KA Argo Bromo Anggrek relasi Stasiun Surabaya Pasar Turi-Stasiun Gambir, KA Tegal Bahari relasi Stasiun Tegal-Stasiun Gambir, KA Argo Sindoro, KA Harina , KA Ciremai Ekspres, KA Gumarang, dan KA Tawang Jaya.

Tatacara untuk memperoleh program promosi adalah pemesanan dapat dilakukan melalui aplikasi KAI Access.

Pemesanan tiket promo dapat dilayani selama tempat duduk tersedia.

Lalu tarif promo tidak berlaku parsial dan tidak dapat digabung dengan reduksi atau diskon lain.

Selanjutnya tarif promo dapat dibatalkan atau diubah jadwal.

Tarif promo ini berlaku untuk penjualan atau pemesanan tiket mulai 12 Agustus 2018.

"Tarif Promo Merdeka ini sebagai salah satu bentuk ungkapan syukur PT KAI terhadap kemerdekaan Indonesia," Imbuhnya.

Ia berharap promo ini merupakan strategi promosi agar minat masyarakat semakin meningkat dalam menggunakan layanan kereta api. (*)

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help