Wali Kota Hendi Perkenalkan Sepeda Motor Listrik Asli Buatan Semarang

Wali Kota Hendi Perkenalkan Sepeda Motor Listrik Asli Buatan Semarang. Motor ini mampu tempuh 60km dalam sekali isian

Wali Kota Hendi Perkenalkan Sepeda Motor Listrik Asli Buatan Semarang
tribunjateng/ist
Wali Kota Hendi Perkenalkan Sepeda Motor Listrik Asli Buatan Semarang. Motor ini mampu tempuh 60km dalam sekali isian 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jumat (10/8) Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi datang ke kantornya di Jalan Pemuda nomor 148 Kota Semarang dengan mengendarai sebuah sepeda motor.

Ini sedikit berbeda dengan kebiasaannya pada setiap hari Jumat yang sering kali berangkat ke kantor naik sepeda.

Namun walaupun begitu, hal tersebut bukan berarti mengurangi semangatnya untuk mengkampanyekan pengurangan emisi gas buang kendaraan bermotor. Pasalnya sepeda motor yang dikendarainya merupakan sepeda motor listrik yang tidak memproduksi emisi gas buang seperti sepeda motor konvensional.

Menariknya lagi, sepeda motor listrik tersebut diperkenalkan oleh Wali Kota Semarang yang juga biasa disapa Hendi tersebut sebagai produk sepeda motor listrik asli buatan Kota Semarang. "Ini buatan Kota Semarang lo", tutur Hendi sembari mencopot helm yang dipakainya. "Nggak ada suaranya kan ? Ini pakai listrik jadi nggak ada asapnya juga," kata Hendi dalam rilis kepada tribunjateng.com.

Hendi mengaku memperkenalkan motor listrik buatan Kota Semarang tersebut sebagai bagian dari upaya mendorong pengurangan emisi gas buang yang ada di Kota Semarang. Setelah sebelumnya mendorong perubahan transportasi umum Bus Trans Semarang menjadi berbahan bakar gas, serta mengusahakan pembangunan transportasi alternatif Monorel di Kota Semarang, penggunaan sepeda motor listrik ini disebutnya juga sebagai solusi permasalahan polusi di Kota Semarang.

Sepeda motor listrik buatan Kota Semarang tersebut telah diproduksi secara massal oleh Viar Motor Indonesia yang merupakan produsen motor pabrikan asal Kota Semarang.

Sehingga sepeda motor listrik dengan seri Q1 tersebut pun sudah dapat dibeli dan digunakan secara massal oleh masyarakat Kota Semarang.

Dengan menggunakan baterai jenis Lithuium-ion maintence free yang mempunyai spesifiksi 60v20AH, kapasitas maksimum untuk daya listrik sepeda motor Q1 ini yakni 2 kWh dengan estimasi pengisian penuh memerlukan waktu 5 hingga 7 jam. Dan untuk pengisiannya sendiri dapat menggunakan charger dengan spesifikasi 220 volt berfrekuensi 50 Hz.

Hendi menjelaskan sepeda motor listrik Q1 buatan Kota Semarang tersebut mampu menempuh jarak hingga 60 kilometer dalam sekali pengisisan. Dirinya melanjutkan jika Q1 dapat menempuh jarak hingga 30 kilometer dalam setiap 1 kWh. Maka dengan tarif listrik per kWh sekitar Rp 1.467,28, dapat disimpulkan bila Q1 tak hanya mengurangi emisi gas buang, tetapi juga lebih irit bila dibandingkan dengan sepeda motor biasanya.

"Saya tentu mengharapkan produk ini diterima antusias oleh masyarakat, sehingga kita dapat bergerak bersama mengatasi permasalahan polusi udara yang ditimbulkan oleh emisi gas buang di Kota Semarang, apalagi produk ini adalah buatan Kota Semarang yang harus bersama-sama kita dukung juga", harap Wali Kota Semarang yang juga merupakan politisi PDI Perjuangan tersebut. (*)

Penulis: arief novianto
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help