Prabowo Tarik Tangan AHY dan Partai Demokrat Pun Luluh Dukung Koalisi Gerindra

Prabowo kepada awak media mengaku tersanjung atas pilihan Partai Demokrat mendukung dirinya dalam Pilpres 2019 mendatang

Prabowo Tarik Tangan AHY dan  Partai Demokrat Pun Luluh Dukung Koalisi Gerindra
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono saat menerima calon presiden Prabowo Subianto di kediaman SBY di Kuningan, Jakarta, Jumat (10/8/2018).(Abror Rizki) 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -- Partai Demokrat akhirnya luluh dan resmi menyatakan dukungannya kepada pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Keakraban kedua partai tergambar saat proses pendaftaran Pilpres 2019 di kantor KPU. Sebelum melakukan pendaftaran, Prabowo sempat menarik tangan Ketua Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk berfoto bersama. Akhirnya Prabowo berfoto Diapit oleh AHY dan Sandiaga.

Pernyataan dukungan disampaikan sebelum Prabowo dan Sandiaga diantar ke Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk didaftarkan sebagai bakal calon.

Saat konpers dilaksanakan di kediaman Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Mega Kuningan, tiba-tiba saja Prabowo Subianto mendatangi kediaman itu, pukul 10.55 WIB, Jumat (10/8).

Suara sirene polisi membahana di sekitar kawasan ini. Suara voojrijder serta mobil mendekat secara cepat ke tempat berlangsungnya sidang Majelis Tinggi Partai Demokrat ini. Prabowo mengenakan kemeja putih dan peci hitam.

Konpers terus berjalan meski Prabowo hadir. Prabowo pun memasuki kediaman SBY melewati pintu lain. Usai konpers selesai, Prabowo meninggalkan lokasi tersebut sekira pukul 11.11 WIB.

Tak berselang lama, giliran pasangan duetnya yakni Sandiaga Uno yang mendatangi kediaman SBY ini. Mengenakan kemeja biru muda, ia nampak sedikit berlari memasuki rumah tersebut.

Prabowo kepada awak media mengaku tersanjung atas pilihan Partai Demokrat mendukung dirinya dalam Pilpres 2019 mendatang."Saya merasa sangat dihormati sangat tersanjung," ujar Prabowo, saat hendak meninggalkan SBY.

Ia pun memuji SBY atas sikapnya dan keputusannya untuk mendukung dirinya dan Sandiaga. Menurutnya, SBY merupakan panutan dan orang yang berjiwa besar. Keputusannya disebut tidak demi pribadi namun demi negara dan bangsa Indonesia.

Prabowo mengatakan dukungan Demokrat membuat ia dan Sandiaga memiliki kekuatan besar dalam menghadapi Pilpres 2019. Selain Demokrat, PKS, PAN dan Gerindra terlebih dulu mengusung pasangan Prabowo-Sandiaga.

Halaman
123
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help