Liputan Khusus

Menilik Fenomena Sales Promotion Girl Plus-plus Di Semarang, Tarifnya Hingga Rp 4 Juta Sekali Kencan

Sekarang sudah lebih ekstrem lagi. Profesi lain seperti oknum teller bank, oknum guru, oknum PNS, oknum receptionis hotel ada yang nyambi menjadi PSK

Menilik Fenomena Sales Promotion Girl Plus-plus Di Semarang, Tarifnya Hingga Rp 4 Juta Sekali Kencan
Tribunnews
PSK Online 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Budi, bukan nama sebenarnya, langsung tersenyum ketika mendengar fenomena sales promotion girl (SPG) nyambi sebagai pekerja seks komersial (PSK).

Fenomena itu, menurutnya, bukan hal baru, tetapi belakangan kembali mencuat.

Budi yang memiliki profesi sebagai pekerja di dunia malam mengaku tahu betul bagaimana perkembangan bisnis esek-esek itu.

Menurut dia, perempuan yang nyambi jadi PSK saat ini tidak hanya SPG.

"Sekarang sudah lebih ekstrem lagi. Profesi lain seperti teller bank, guru, PNS, receptionis hotel, juga ada yang nyambi menjadi PSK," ujar pria yang bekerja sebagai event organizer (EO), sekaligus pengelola beer garden dan tempat hiburan di Kota Semarang itu, kepada Tribun Jateng, baru-baru ini.

Khusus SPG bispak (bisa dipakai) di Kota Semarang, Budi menuturkan, jumlahnya sangat banyak. Bahkan, ia bisa dengan mudah mencarikan pekerja seks yang berlatar belakang SPG dalam waktu singkat.

Hal itu bisa dilakukannya dengan menghubungi secara langsung SPG terkait, maupun melalui agency seles yang menaunginya.

Sepengetahuannya, dia menambahkan, ada satu agency sales di Semarang yang pemiliknya menyediakan SPG-SPG bisa di-booking order (BO) untuk melakukan hubungan seksual.

Identifikasi

Bagi masyarakat awam sulit untuk bisa menilai seorang SPG bisa di-BO atau tidak, tetapi Budi bisa mengidentifikasinya dengan mudah.

Halaman
1234
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help