Home »

Sport

» MotoGP

MotoGp

Valentino Rossi Kritik Yamaha Yang Dianggap Kurang Serius Tanggapi Keluhannya

Akibat sistem elektronik, kedua YZR-M1 yang dikendarai Valentino Rossi dan Maverick Vinales harus menelan pil pahit

Valentino Rossi Kritik Yamaha Yang Dianggap Kurang Serius Tanggapi Keluhannya
Net
Valentino Rossi 

TRIBUNJATENG.COM, SPIELBERG -- Akibat sistem elektronik, kedua YZR-M1 yang dikendarai Valentino Rossi dan Maverick Vinales harus menelan pil pahit terpuruk di barisan belakang pada sesi kualifikasi GP Austria, Sabtu (11/8/2018) kemarin.

Alhasil, pada pertandingan, kedua pebalap tersebut harus bersusah payah agar bisa finish di posisi terbaik.

Rossi harus puas di urutan keenam, sementara Vinales berada enam baris di belakangnya. Sebelumnya, manajemen Yamaha Movistar sudah meminta maaf kepada keduanya, Rossi pun sudah menyambut baik namun dengan satu syarat, yakni menuntut tim memiliki respon cepat mengatasi masalah elektronik yang dianggap Rossi selalu menjadi masalah selama ini.

"Selama satu satu tahun kami selalu memiliki masalah yang sama, jadi saya harap mereka (tim) berusaha maksimal untuk memperbaikinya.

Saya menghargai permintaan maaf Yamaha, namun yang paling penting bagaimana mereka bereaksi untuk memperbaikinya," kata Rossi yang dikutip dari Crash.net, Minggu (12/8/2018).

Lebih lanjut, pebalap senior ini pun mengatakan pada 2017 lalu Honda dan Ducati memiliki kinerja yang jauh lebih sedikit dibandingkan saat ini.

Namun saat itu dia bermasalah dengan sasis dan merasa sudah tidak nyaman dengan mekaniknya. Setelah tahun 2018 kembali dengan sasis baru, The Doctor 46 merasa lebih baik.

Tapi selang beberapa lomba berjalan, timbul masalah pada sisi elektornik yang membuat perjalanan meraih podium cukup sulit dilalui, bahkan untuk bersaing dengan Honda dan Ducati diakui Rossi sangat berat.

"Pada akhir 2005 saya mengendarai YZR-M1 terbaik yang pernah saya kendarai. Saat ini kami harus bisa melakukan hal yang sama. Tapi sekarang di sisi elektornik, Honda dan Ducati telah membuat langkah besar dan merupakan langkah yang sayangnya dengan Yamaha tak bisa kami lakukan," kata Rossi.

Lebih lanjut, Rossi mengatakan sebenarnya dari semua sektor, selain masalah elektronik, kondisi M1 saat ini sudah sangat baik. Karena itu, sangat disayangkan bila tim tidak bisa mendapatkan formula untuk menyelesaikan persoalan piranti elektronik, terlebih Rossi masih memiliki peluang juara dunia dengan posisinya di tangga kelasemen sementara yang menempel ketat Marc Marquez.

Halaman
123
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help