Tanggulangi HIV/AIDS, Kementerian Kesehatan Uji Penggunaan Dashboard Fast-Track di Semarang

penanggulangan HIV dan AIDS Indonesia memiliki target zero (nol) penderita HIV dan AIDS di tahun 2030.

Tanggulangi HIV/AIDS, Kementerian Kesehatan Uji Penggunaan Dashboard Fast-Track di Semarang
TRIBUN JATENG/BARE KINGKIN KINAMU
Workshop Dashboard Fast-Track, Kamis (16/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bare Kingkin Kinamu
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berdasarkan Permenkes No. 21/ 2013 tentang penanggulangan HIV dan AIDS Indonesia memiliki target zero (nol) penderita HIV dan AIDS di tahun 2030.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kasubdit AIDS dan PIMS Kemenkes RI, Endang Budihastuti saat acara workshop Uji Coba Implementasi Dashboard fast-track di MG Setos Semarang Jalan Inspeksi Kembangsari, Kamis (16/8/2018).

Dashboard ini digunakan untuk laporan hasil tes HIV.

Jika positif mengidap HIV maka penderita wajib mengonsumsi obat yang diberikan.

Nantinya, aplikasi Dashboard berguna untuk membantu penderita.

Pasalnya, di Dashboard nanti aplikasi berbasis SMS untuk memantau pencatatan pelaporan dan mengingatkan penderita HIV/AIDS terkait waktu meminum obat.

Acara workshop ini dihadiri oleh Dinas Kesehatan Provinsi, Dinkes Kota, dan Puskesmas di wilayah Semarang.

Dari keterangan Child Survival Development Specialist UNICEF, dr. Armunanto M.Ph, kepada Tribunjateng.com, implementasi uji coba dashboard fast-track ini akan dilakukan di Bali, Semarang, dan Surabaya.

"Semarang merupakan Kota kedua workshop, setelah ini akan ada workshop di Surabaya. Untuk uji sistem dashboard fast-track ini akan dilakukan di tiga kota," jelasnya.

Kementerian Kesehatan RI menjelaskan, bila sudah selesai diuji coba dan dievaluasi, akan dikembangkan di semua layanan HIV/ AIDS di seluruh Indonesia. (*)

Penulis: Bare Kingkin Kinamu
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved